close
Sosial Budaya

Diterjang gelombang tinggi, nelayan Batang tenggelam saat menarik jaring

kapal hilang

Batang, Wartadesa. – Nasib naas dialami oleh Roiwin (32) warga Seturi, Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang itu hilang diperairan laut Batang, dan hingga Selasa malam belum ditemukan. Ia diterjang gelombang tinggi saat sedang menarik jaring di laut hingga jatuh ke laut.

“Kami mendapat laporan tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB terkait adanya nelayan Batang yang jatuh ke laut. Dan untuk sekarang kami sudah menurunkan anggota untuk melakukan pencarian,” ungkap Kasatpolair Polres Batang, AKP Eko Marudin.

Kasatpolair menjelaskan, korban bekerja di kapal Tri Rezeki Gt 5. Raiwin terjatuh sedang menarik tali jaring, disaat bersamaan datang gelombang dan angin besar.

“Saat itu, Ia bersama tiga ABK lainya sedang menarik tali jaring, namun bersamaan datang gelombang dan angin besar. Akibatnya korban tersentak dan jatuh ke laut,” jelas AKP Eko.

Melihat ada orang yang terjatuh, ketiga rekannya berusaha menolong dengan melemparkan tali. Namun korban tidak bisa di selamatkan dan tenggelam.

“Sampai saat ini korban belum ditemukan dan pencarian dengan menggunakan satu kapal karet dihentikan karena cuaca tidak mendukung serta gelombang cukup tinggi. Kemungkinan besok akan dilakukan pencarian kembali,” tandas AKP Eko.

Saat ini jajaran Satpolair Polres Batang juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan HNSI untuk melakukan pencarian bersama. Namun akibat cuaca buruk, pencarian akan dilanjutkan besok. (Humas Polres Batang)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : berita batangnelayan hilang