close
Sosial Budaya

Cegah longsor susulan di Gerlang bakal dibuat tanggul

winhaji

Batang, Wartadesa. – Pemkab Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU TARU) bakal membangun tanggul untuk mencegah longsor susulan pada bahu jalan Dukuh Kradenan, Desa Gerlang, Blado. Sebelumnya tebing jalan tersebut longsor dan menimpa rumah warga setempat.

“Tebing jalan ini mengalami longsor, dan menimpa rumah warga yang ada di bawahnya. Untuk mencegah agar longsor tidak meluas, dan mengamankan rumah warga, maka untuk sementara kita buat tanggul atau tebing pengamanan terlebih dahulu,” ujar Bupati Batang, Wihaji disela-sela kunjungan kerja ke Dukuh Keradenan, Desa Gerlang, Kamis (11/02).

Wihaji menambahkan, saat ini sedang dilakukan pembersihan material longsor dan pembuatan tebing pengaman di belakang rumah warga untuk mencegah longsor susulan. Tebing akan dibuat permanen bersamaan dengan pelebaran ruas jalan Bandar-Gerlang tahun ini.

“Tahun ini, sudah dianggarankan untuk perbaikan dari Jalan Bandar hingga Gerlang yang nilainya mencapai Rp7 miliar. Nantinya akan kita ambilkan anggaran dari kegiatan tersebut untuk perbaikan tebing jalan yang longsor,” lanjut Wihaji.

Bupati Batang mengungkapkan bahwa bulan Juli tahun ini pengerjaan pelebaran jalan sudah dilakukan.  “Insyaallah pelebaran jalan akan dikerjakan tahun ini, sehingga nantinya badan jalan yang ambles ataupun longsor bisa ikut diperbaiki,” harap Wihaji.

Sementara untuk korban rumah roboh yang terkena longsoran tebing akan dibantu melalui program Rumah Tidak Layak Huni.

Pada kesempatan itu, Bupati beserta Dandim dan Kapolres juga menyerahkan bantuan untuk meringankan beban pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat tertimpa tebing jalan.

Sementara itu, Margono (50) pemilik rumah yang terkena longsor tebing  mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati Batang.

Jembatan Peturen Warungasem Diprioritaskan Tahun 2022

Sementara itu, dihari yang sama, Wihaji juga mengunjungi jembatan Peturen, penghubung ruas Warungasem-Batang yang retak.

“Saya lihat langsung kedua pondasi memang retak, berdasarkan laporan jembatan ini dilintasi berbagai kendaraan. Sedangkan usianya sudah diatas 30 tahun jadi harus diganti,” kata Wihaji.

Menurut Wihaji, sementara akan dilakukan tindakan darurat seperti pembatasan berkala kendaraan yang lewat, karena tahun ini belum ada anggaran perbaikan jembatan tersebut.

“Tadi Pak Kapolres menyarankan agar nanti ada pembatasan kendaraan yang lewat. Diatas sekitar sekian ton rekomendasi kita jangan lewat dulu seperti truk trailer, tapi truk kecil bisa lewat. Karena tadi saya lihat truk lewat pengangkut pasir jembatanya ada geteran sedikit. Takutnya ambruk,” katanya.

Ia juga mengatakan jembatan Peturen akses vital masyarakat, untuk itu tahun 2022 diprioritaskan untuk diganti.

“Feasibility Study (FS) sudah ada anggaranya mencapai Rp 3,5 miliar, tinggal lihat kemampuan keuangan daerah sekaligus prioritas. Semoga saja tidak ada yang lebih darurat sehingga tahun 2022 bisa dibangun,” ungkapnya. (Bono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : berita batanggerlangpeturen