Batang, Wartadesa. – Sebuah dapur milik Miskam, warga Dukuh Depok, Desa Wonorojo, Kecamatan Reban Kabupaten Batang ludes dilalap si jago merah saat ditinggal menunaikan sholat Jum’at (24/11).
Miskam, sekitar pukul 11.30 WIB pergi untuk melaksanakan ibadah sholat Jum;at. Namun sekitar pukul 12.30 WIB, Saroh, tetangga korban melihat api berkobar yang berasal dari pawon (tungku api dari batu-bata) yang digunakan untuk menggoreng tahu.
Api langsung menyambar dinding dapur hingga membumbung ke atap rumah. Melihat kejadian tersebut, Saroh langsung lari ke Masjid untuk memberitahukan suaminya dan warga lainnya, yang sedang melakukan sholat Jum’at.
Jama’ah masjid yang baru selesai melakukan sholat Jum’at, mendengar Saroh berteriak minta tolong, rumahnya kebakaran, langsung membantu memadamkan api. Dengan alat seadanya mereka bahu-membahu memadamkan api.
“Yang dirumah istri saya, Solimah bersama ibunya solimah sedang ngurusi anaknya yang masih kecil di toko, tiba-tiba api dari dapur tempat penggorengan tahu sudah terbakar. Api sudah sampai atap rumah.” Tutur Saroh, Senin (27/11) kepada pewarta warga Wartadesa.
Setelah satu setengah jam warga bergotong-royong memadamkan api yang membakar rumah Miskam, api dapat dipadamkan. Kerugian material ditaksir Rp. 35 juta.
Santo, Kepala Dusun Dukuh Depok menghimbau agar warga lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah. “Jangan meninggalkan tungku dapur dan kompor yang sedang menyala. Pastikan api sudah mati saat ditinggal,” ujarnya. (Wahyani)










