close
Tekno

Facebook Fadia Arafiq Diretas, Unggah Konten Vulgar, Masyarakat Pertanyakan Tindak Lanjut

foto-tangkapan-layar-akun-facebook-bupati-pekalongan-fadia-arafiq_169

Warta Desa, Pekalongan – Akun Facebook milik Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diduga diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab. Masyarakat resah karena akun tersebut semakin sering mengunggah video bernuansa pornografi, namun hingga kini belum ada tindakan konkret untuk menanganinya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pekalongan, Supriadi, saat dikonfirmasi di kantornya pada Oktober 2024, menyatakan bahwa masyarakat sebaiknya melaporkan langsung kepada pihak Facebook agar akun tersebut bisa diblokir. “Kalau kami yang mengimbau, justru akan semakin memperluas penyebaran akun yang sedang diretas,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengungkapkan bahwa kasus peretasan akun Facebook miliknya sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga kini belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Diketahui sebelumnya, akun media sosial Facebook Bupati Pekalongan Fadia Arafiq https://www.facebook.com/fadiaarafiqofc,  kena hack (diretas). Kabar tersebut disampaikan langsung melalui instastory akun resmi bupati @fadiaarafiq.official, Jum’at (31/5/24) malam.

“Pemberitahuan kepada teman2 di facebook, bahwa FB yg atas nama Fadi Arafid yang selama ini dikelola team admin medsos, sedang di hack orang yg tidak bertanggungjawab, jadi postingan yg ada skr bukan dari admin medsos bupati Pekalongan,” Tulis tim medsos dalam story Fadia.

Masyarakat berharap kasus ini segera ditangani dengan serius, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dari penyebaran konten vulgar melalui akun yang masih menggunakan nama dan identitas Bupati Pekalongan. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Gerimis warnai bukaan Gembiro

Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Bersimpuh minta maaf, malah didamprat

Para petinggi perusahaan raksasa telephon pintar Korea Selatan bersimpuh didepan fansnya, namun malang mereka malah didamprat. Read more

Tak ingin melihat ujaran kebencian di medsos? Terapkan ini

Fitur muted words di twitter ini memungkinkan pengguna media sosial menangkal ujaran kebencian, dan kata-kata kasar. Foto: Kendall Kadarsian Wartadesa. Read more

Kebakaran di Binagriya hanguskan rumah

Pekalongan Barat, Wartadesa. -Rumah Rofi yang berada di Jalan Pesona Raya No. 510-511 komplek perumahan Bina Griya, Pekalongan Barat, hangus Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : diretasfadiaFBhackPekalongan