close
Hukum & Kriminal

Gara-gara memperebutkan cinta seorang wanita, pemuda dua desa hampir tawuran

tawuran gara gara cewek

Pemalang, Wartadesa. – Gara-gara memperebutkan cinta seorang wanita, dua kelompok pemuda dari Desa Paduraksa dan Pegongsoran Pemalang hampir saja tawuran. Rabu (14/6)

“Aksi tawuran tersebut dipicu oleh masalah cinta, cewek!” ungkap Bripka Supriyanto yang datang langsung mendamaikan dua kubu pemuda itu.

Awalnya, menurut Bripka Supriyanto, Yayan, pemuda Desa Paduraksa dan Asih, gadis asal Pegongsoran baru putus cinta. Sayangnya putus cinta tersebut dilanjutkan dengan aksi saling ejek melalui medsos yang melibatkan teman-teman Asih.

“Yayan merasa dilecehkan karena teman Asih mengatainya “kamu sampah” lewat medsos. Tak terima dikatai begitu, Yayan balik ejek dengan mengatakan “dia (red : Asih) wanita murahan,” jelas Bripka Supriyanto.

Asih tidak diterima dibilang wanita murahan dan mengadukan hal tersebut ke temannya, Kiswanto.

Maka, Yayan dan Kiswanto akhirnya saling ejek melalui sosmed.

“Yayan kemudian memanggil Kiswanto untuk datang ke Paduraksa dan menantangnya duel,” lanjutnya.

Tantangan duel tersebut ditanggapi oleh Kiswanto. Ia mendatangi Yayan sendirian. Namun karena kalah jumlah, Kiswanto akhirnya mengalah dan pulang.

Namun rupanya, Kiswanto pulang justru untuk mengajak kawan-kawannya, sekitar 15 orang untuk kembali mendatangi Yayan. Hampir saja terjadi tawuran saat itu.

“Malam itu, saya dihubungi Dan Ton Linmas dan akhirnya kami mendatangi TKP bersama-sama,” ujar Bripka Supriyanto, “untuk melakukan mediasi.”

Dengan adanya mediasi tersebut, tawuran yang melibatka dua kelompok pemuda tersebut akhirnya bisa digagalkan. Kedua belah pihak mengaku salah dan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dan berjanji tidak akan memperpanjang permasalahan tersebut. Masing masing menandatangani surat perjanjian hitam diatas putih yang sudah disiapkan oleh petugas.

Adanya kejadian perkelahian antara Yayan warga kel.Paduraksa dan Kiswanto warga desa Pegongsoran dibenarkan oleh Kapolsek Pemalang AKP Tarhim.

“Namun berkat kesigapan Bhabinkamtibmas perkelahian tersebut bisa diredam, hal ini karena masing-masing pihak kurang bisa mengendalikan diri dan mudah terpancing emosinya,” ujar Kapolsek Pemalang. (Humas Polres Pemalang)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tawuran gara-gara cewek