Palangka Raya, Wartadesa. – Wacana pemindahan Ibukota Republik Indonesia ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai ditindak-lanjuti oleh orang nomor satu di provinsi berjuluk ‘Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila’.
Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah mengemukakan telah menyiapkan lahan seluas 500 ribu hektar untuk memfasilitasi wacana tersebut. Lahan 500 ribu ha itu, menurut dia, tersebar di tiga wilayah meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas.
“Kita sedang mengidentifikas lokasi, mengkaji status lahan dan letak kawasan, serta menyingkronkan dengan tiga wilayah tersebut, dan pada dasarnya kepala daerah di tiga wilayah itu telah bersedia untuk menyiapkannya,” ucap Sugianto, Jumat (30/12) seperti dikutip Antara.
Sugianto menambahkan, pemindahan Ibukota ini ditegaskan oleh Presiden Jokowi saat menghadiri puncak Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN), Selasa (20/12) di Palangka Raya.
“Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang diselenggarakan di Palangka Raya, Selasa (20/12). Jadi, kita mulai mempersiapkannya dari sekarang,” kata Sugianto.
Selain mempersiapkan lokasi, Pemprov Kalteng juga berupaya mengoptimalkan pemeliharaan jalan. Langkah yang akan dilakukan adalah membuka akses jalan ke berbagai daerah, dan peningkatan tonase jalan dari 8 ton menjadi 12 ton. (Antara)










