Pekalongan Kota, Wartadesa. – Misteri penemuan kerangka manusia di sebuah rumah kosong di Jalan Jenderal Sudirman No. 125, Kelurahan Kebulen Kecamtan Pekalongan Bart, Kota Pekalongan, Jawa Tengah kini terjawab.
Menurut Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kapolsek Pekalongan Barat, Kompol Hanafi Umar, setelah memeriksa beberapa saksi dan pemilik rumah serta pemeriksaan odontologi oleh tim dokter, identitas jasad tersebut diketahui dari ciri-ciri giginya yang ompong.
Baca: Kerangka manusia ditemukan di rumah kosong di Kebulen
“Ciri-ciri korban diketahui giginya ompong. Termasuk, dari pakaian terakhir yang dikenakan korban pada saat ditemukan. Dari situ, identitasnya mulai terkuak, dan para saksi mengenali betul ciri-ciri dimaksud yakni Matsai,” ujar Kompol Hanafi Umar, Senin (05/03).
Korban merupakan salah satu jemaat gereja di Kota Pekalongan, lanjut Hanafi, korban sempat tak datang ke gereja beberapa kali, hingga didatangi oleh pendeta untuk mengetahui kondisinya. Saat pendeta datang ke rumah korban, pintu gerbang tertutub dan terkunci, pendetapun tak jadi masuk.
Hanafi menuturkan bahwa saksi pemilik rumah kosong mengenali ciri-ciri korban. Rumah korban dijaga oleh Matsai Harianto. Terkait penyebab kematian, Hanafi menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Diduga korban meniggal karena sakit dan usia tua.
“Jasad korban sendiri kita serahkan kepada pihak gereja. Itu karena, dari pihak keluarga korban ketika dihubungi tidak ada, dan selama ini hanya hidup sebatangkara di Pekalongan,” jelasnya.
Sementara pemilik rumah, Iwan Santoso, sudah meninggal dunia. Hanya ada istri pemilik rumah, itu pun sudah usai renta dan satu anaknya, yang kini tinggal di Sidoarjo Jatim. (Sumber: Suara Merdeka)










