close
Layanan PublikSosial Budaya

Jembatan “sewu” Karangdadap-Pandansari mulai dikerjakan lagi

Jembatan-Kali-Kupang
Kondisi jembatan kalikpang penghubung Karangdadap-Pandansari yang sempat mangkrak kini dilanjutkan pembangunannya.

Batang, Wartadesa. – Setelah sempat mangkrak selaama dua tahun, Jembatan Kalikupang, jembatan yang dikenal warga dengan “jembatan sewu” yang menghubungkan Desa Karangdadap, Kabupaten Pekalongan dengan Desa Pandansari, Kabupaten Batang, akhirnya dikerjakan kembali.

Jembatan sewu sempat ramai di media sosial lantaran tiap warga yang lewat jembatan sasak (jembatan darurat) yang dibuat oleh warga setempat diharuskan membayar retribusi Rp. 1000 tiap satu kali lewat.

Bupati Batang, Wihaji saat meninjau lokasi jembatan, Selasa (14/08) mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilanjutkan setelah mendapat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

”Dua tahun yang lalu pernah mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov tapi mangkrak karena pelaksana proyek tidak punya uang, dan tahun ini kita anggarkan lagi oleh karena itu kita pastikan melihat langsung agar tidak terjadi permasalahan yang sama,” ujar Wihaji.

Wihaji sempat meradang melihat kondisi jembatan yang masih 30 persen dan mangkrak ditinggal pelaksana proyek. Menurutnya, mangkraknya pembangunan jembatan tersebut merepotkan dan merugikan warga.

”Saya tidak mau tahu yang jelas harus selesai dan jangan sampai mangkrak lagi, karena rakyat sudah dirugikan karena mangkraknya pembangunan jembatan ini,” lanjut Wihaji kesal.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Batang Hendro Sutyono mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan lanjutan dari sebelumnya. ”Kalau dulu pembangunan proyeknya baru 30 persen, ini tinggal melanjutkan 60 persen dengan panjang jembatan 22 meter dan lebar 9 meter,”  tuturnya.

Pembangunan jembatan tahap pertama yang mangkrak memakan anggaran Rp. 6 miliar, dan pelaksana proyek sudah di black list (masuk daftar hitam), sedang anggaran untuk melanjutkan pembangunan jembatan dianggarkan Rp.  3,8 miliar dengan target tahun ini selesai.  (WD)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jembatan kali kupagjembatan sewu