Kedungwuni, Wartadesa. – Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kedungwuni di Desa Tosaran Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan dibobol maling. Peristiwa tersebut baru diketahui pagi tadi, Senin (24/4) sekitar Pukul 05.00 wib, saat Malta Adhe (57), penjaga kantor hendak mematikan lampu. Adhe menerangkan kronologi kejadian, sekitar Pukul 05.00 wib saat hendak mematikan lampu depan kantor, dia melihat pintu seluruh ruangan dalam keadaan terbuka, setelah itu dia menghubung temannya yang bernama Moch. Yusuf (50) dan Amat Teguh (36).
“Kemudian kami mengecek setiap ruangan dan melihat jendela ruang dua terdapat bekas congkelan dan ternyata barang berupa Finger print, kamera digital merk canon, audio merk JMK, wereless mic, teko listrik, timbangan digital, charger sprayer, semuanya berada di ruang satu, hilang,” tutur Adhe.
Adhe menambahkan, “Setrika listrik, kain dan pakaian tani, kaset dan solder, semuanya berada di ruang dua, laptop merk thosiba, modem huawei, LED proyektor merk Panasonic, CPU komputer, printer merk canon, kertas empat rim, semuanya berada di ruang tiga, Mixer merk philip, tabung gas 3 kg berada di ruang empat sudah tidak ada tempatnya,” lanjutnya.
Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan oleh Adhe dan dua rekannya ke pihak Polsek Kedungwuni. Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri H membernarkan laporan tersebut sudah diteruskan kepada Polres Pekalongan. Kerugian ditaksir lebih dari Rp. 36, 5 juta.
“Tim Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Pekalongan telah berhasil mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian seperti satu buah senjata tajam jenis gobang, satu pasang sandal jepit merk “De klik” warna putih merah dan satu buah kabel penghubung komputer.” Tambah AKP Aries.
Kami sedang mengumpulkan barang bukti lainnya dan saksi-saksi, dan sementara tersangka masih dalam lidik pihak kepolisian”, pungkas AKP Aries. (WD, tribratanewskajen)










