close
Ekonomi

Dari Karyawan Korporat ke Raja Ayam Goreng: Kisah Muhammad Faruk Bangun Bisnis Mandiri Sabita Chicken

faruk

WARTA DESA, CIPUTAT, TANGERANG SELATAN – Muhammad Faruk, seorang pemuda asli Pemalang, Jawa Tengah, membuktikan bahwa keberanian mengambil langkah resign dari pekerjaan kantoran dapat membuka jalan menuju kemandirian dan kesuksesan yang lebih bermakna. Setelah memutuskan meninggalkan rutinitasnya sebagai karyawan, Faruk kini sukses membangun usaha makanan kecilnya, Sabita Chicken, di kawasan ramai Ciputat.

Dalam unggahannya, Faruk menceritakan alasannya resign dan memilih fokus pada usaha yang ia bangun sendiri. “Alhamdulillah meskipun gak lihat pemasukan miliaran per bulan, tetapi dari yang sedikit hasil kami peroleh 100% adalah milik sendiri,” tulis Faruk, menunjukkan bahwa kemandirian finansial dan kepemilikan penuh atas hasil kerja adalah prioritas utamanya.

Usaha Sabita Chicken ini berlokasi strategis, tepat di samping STIE Ganesha Ciputat.

Mengubah Tempat Sepi Menjadi Ramai

Awalnya, tempat yang kini dipakai Faruk untuk berjualan dikenal sebagai lokasi yang sangat sepi dan stres. Bahkan, di depan lokasi usahanya terdapat tiga tiang penghalang yang secara visual menghalangi pandangan.

Namun, Faruk berhasil mengubah persepsi tersebut. “Alhamdulillah setelah kami yang memanfaatin atas seizin Allah bisa ramai dan banyak pesanan datang,” tambahnya.

  • Lokasi Awal: Sepi dan dianggap tidak strategis, dengan 3 tiang penghalang di depan.

  • Keberhasilan: Lokasi kini ramai, membuktikan bahwa kemauan dan manfaat yang diberikan dapat menarik rezeki.

Saat ini, usaha Sabita Chicken yang dibangun Faruk sudah berhasil mempekerjakan empat karyawan, yang juga merupakan cara Faruk membantu orang lain melalui usaha kecilnya.

Target Ekspansi ke UIN Jakarta Dipercepat

Melihat perkembangan positif dan tingginya permintaan, Faruk berencana untuk memperluas jangkauan bisnisnya. Rencana awal untuk membuka cabang baru di sekitaran Kampus UIN Jakarta pada awal tahun 2026 kemungkinan besar akan dipercepat.

“Punya rencana awal tahun 2026 sudah punya cabang lagi, tetapi ndilalah sepertinya akan dipercepat. Insya Allah November akhir atau Desember akan membuka cabang baru Sabita Chicken di sekitaran kampus UIN Jakarta,” ungkap Faruk optimistis.

Kisah Muhammad Faruk menjadi inspirasi bagi banyak pemuda yang ingin merintis usaha sendiri, bahwa kunci sukses bukan hanya terletak pada nominal pemasukan, tetapi pada keberanian untuk mandiri, mengelola hasil sendiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (Red)

Terkait

[caption id="attachment_1441" align="aligncenter" width="803"] Calon penerima PKH di Kecamatan Kedungwuni divalidasi, Rabu (19/10). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Kedungwuni, Wartadesa - Read more

Video: Jembatan Pantianom Sragi rusak parah

https://youtu.be/5a-RUxZT9IQ Rusak parah. Jembatan Pantianom yang menghubungkan kecamatan Sragi dan kecamatan Bojong kondisinya memprihatinkan, rusak parah dan belum ada perbaikan. Read more

Warga Keluhkan Harga Cabai Meroket

Meroket. Harga cabai melonjak naik, demikian dituturkan Anik, pedagang cabai di Pasar Induk Kajen (27/11). Foto: Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : ayam gorengfarukmuhammad faruksabita chicken