Jalarta, Wartadesa. – Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan meminta agar warga yang melakukan mudik 2017 menghindari jalur Pantura di Kota Pekalongan mengingat di wilayah tersebut tidak ada jalan lingkar.
“Dari seluruh jalur pantura, hanya lintas Pekalongan yang tidak memiliki jalur lingkar. Jadi di Pekalongan itu langsung masuk kota, di situ ada perlintasan sebidang, pasar, toko-toko batik, semua aktifitas masyarakat di situ, jadi bakal mampet itu di Pekalongan,” papar PudjiHartanto di kantornya, Rabu (31/5).
Pudji menambahkan, kemacetan parah akan terjadi manakala pemudik menggunakan jalur Pantura di wilayah Kota Pekalongan mengingat exit tol ada di Pemalang dan Bojong Kabupaten Pekalongan.
“Ditambah lagi, pintu keluar jalan tol saat ini sudah sampai Pemalang. Dengan demikian volume kendaraan yang melalui kota batik tersebut akan lebih banyak.” Lanjut Pudji.
Selain itu, berbagai rekayasa lalu lintas juga harus dilakukan. Meski demikian, Pudji mengaku tengah mempersiapkan beberapa jalur alternatif untuk pemudik supaya tidak melewati kota Pekalongan.
“Ada jalur-jalur kecil, jalan biasa yang digunakan aktifitas masyarakat tiap harinya, tapi belum kita keluarkan rekomendasinya, sedang kita kaji lagi, layak atau tidak,” tambah Pudji. (Liputan6)
Terkait: Ini Jalur Alternatif Mudik 2017 Wilayah Pemalang-Batang
Pandu Yunianto Belum Bisa Memastikan Jalur Tol Pejagan-Gringsing Batang Bisa Dilalui Mudik 2017










