close
mudik

Pemalang, Wartadesa. – Mudik menggunakan motor memang membutuhkan kesabaran dan keuletan tersendiri. Fisik yang kuat diperlukan, dan paling penting konsentrasi saat melewati ruas jalan Pantura. Memasuki H-5 lebaran, arus mudik di ruas Pantura masih didominasi oleh pemotor.

Iring-iringan pemudik yang menggunakan motor dari arah Jakarta terus mengalir ke Kabupaten Pemalang. Namun kondisi ruas jalan yang bergelombang, membuat kawanan pemudik ini musti lebih berhati-hati saat melintas.

Salah seorang pemudik, Widodo, pria asal Boyolali yang melintas ruas Pemalang mengungkapkan bahwa saat ini lalu-lintas Pantura masih ramai lancar.

“Arus lalulintas masih lancar belum menemukan kemacetan yang berarti, cuma setelah memasuki kota Brebes hingga Pemalang, jalannya bergelombang,” ujarnya, Jum’at (31/05).

Widodo menambahkan, selain banyaknya gelombang di ruas jalur Pantura, rambu-rambu jalan yang minim membuat mereka kesulitan.

Menurut Widodo, pada malam hari, penerangan yang minim di sepanjang ruas jalur Pantura juga membutuhkan pemotor lebih ekstra hati-hati.

Widodo membagikan tips bagi pemudik yang menggunakan motor agar selamat sampai tujuan, yakni pemotor  tidak terpancing memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat melintas pada malam hari, hal tersebut untuk menghindari potensi kecelakaan. Lanjutnya. (WD)

Tags : motormudikpanturapemalang

Leave a Response