Wiradesa, Wartadesa. – Hati-hati bila berkenalan melalui media sosial. Nasib malang menimpa sebut saja Bunga (20) (bukan nama sebenarnya_red.), warga Sumedang baru-baru ini. Tubuhnya ditemukan oleh tukang becak dan Polsek Wiradesa di dekat jembatan Pencongan Wiradesa. Selasa (21/2) pagi. Bunga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Holistik Al-Karomah Tirto untuk mendapatkan pertolongan.
Suci, salah seorang penjenguk pasien yang menjaga ibunya yang sakit di Rumah Sakit Holistik Al-Karomah menjelaskan kronologi kejadian seperti diceritakan oleh Bunga. Bunga susah bicara akibat dicekik oleh pelaku.
Kronologi kejadian bermula saat Bunga yang bekerja di salah satu cafe di Pemalang berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial BBM. Kemudian Bunga diajak oleh pria yang baru dikenalnya dengan mobil avanza hitam. Tutur Suci.
Suci menambahkan, Saat bepergian tersebut, Bunga dianiaya oleh pelaku dengan dicekik dan tubuhnya dipukul menggunakan dongkrak mobil. “Perut dan kalinya dipukuli pakai dongrak mobil sampai salah satu kaki tidak bisa digerakkan,” lanjut Suci.
Setelah tidak sadarkan diri, HP dan dompet Bunga diambil pelaku, sedang tubuh Bunga dibuang di dekat jembatan kali Pencongan Wiradesa. Jelas Suci.
Terpisah, Kapolsek Wiradesa, AKP Zarkhonil membenarkan kejadian tersebut, saat dihubungi Wartadesa Kapolsek menjelaskan bahwa korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya. “Yang bersangkutan saat ini sudah dibawa pulang langsung oleh pihak keluarga ke Sumedang,” ujarnya, Jum’at (24/2).
Selama ini pihak keluarga tidak tahu kalau Bunga bekerja sebagai pemandu lagu di Pemalang, tambah AKP Zarkhonil. “Pihak Keluarga juga kaget kalau dia bekerja menjadi Pemandu Lagu.” Pungkasnya. (Didiek)









