Simalungun, Wartadesa. – WARGA dusun Sualon desa Sibaganding kota turis Parapat Kecematan Simpangan Bolon Kabupaten Simalungun gempar atas penemuan satu jasad tinggal kerangka manusia yang masih terbalut kulit mengering di beberapa bagian tubuh, Jumat (1/5/2020) pukul 13.30 Wib.
Kerangka manusia yang diperkirakan telah meninggal 5-6 bulan lalu ini, tidak dapat dikenali lagi ciri cirinya. Ungkap Kapolsek Parapat AKP Irsol dalan siaran pers yang diteruskan Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim kepada, awak media.
Penemuan ini atas laporan Erik Situmorang (40) pencari kayu, warga jalan Pangasean Kelurahan Parapat Kecamatan Girsang Simpangan Bolon Kabupaten Simalungun dan 2 rekannya ke Polsek Parapat.
Saat itu mereka bertiga sedang mencari reranting kayu di bawah jembatan Manuntun dusun Sualon desa Sibaganding. Terkejut dan takut luar biasa atas penglihatan pada seonggok tulang belulang manusia di atas bebatuan yang pada bagian tengkorak kepala terlihat rambut, di beberapa bagian masih di balut kulit kering dan sarung usang
Sontak ketiganya melaporkan temuan ke pihak Polsek Parapat yang kemudian pihak kepolisian kota turis ini berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas setempat untuk cek dan olah TKP sekaligus evakuasi.
Di TKP pihak kepolisian menenukan barang buktisatu (1) lembar sarung bercorak garis-garis yang menempel pada kerangka manusia tersebut. Satu (1);karung plastik beras ukuran 10 Kg dan satu (1) lembar Kaos warna putih usang.
“Tidak dapat dikenali lagi. Dugaan kuat orang sakit jiwa. Kerangka sudah di evakuasi ke RSU Parapat. Kita berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Simpangan Bolon untuk proses pengebumian. Ujar Kapolsek. (wd-zal)










