close
upk

Kedungwuni, Wartadesa. – Suksesnya program pinjaman bergulir tanpa agunan bagi warga miskin di Desa Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ternyata dengan membangun komunikasi yang baik dan rasa saling percaya antara anggota kelompok peminjam dengan pengelola Unit Pengelola Keuangan (UPK) Artha Mandiri. Demikian disampaikan oleh Umaroh, Manager UPK Artha Mandiri disela-sela pelatihan penguatan kelompok swadaya masyarakat (KSM) di SD Muhammadiyah Tangkilkulon, Selasa (15/11).

Sampaikan materi. Umaroh, manager UPK Artha Mandiri menyampaikan materi penguatan KSM di SD Muhammadiyah Tangkilkulon, Selasa (15/11) Foto: Buono/wartadesa
Sampaikan materi. Umaroh, manager UPK Artha Mandiri menyampaikan materi penguatan KSM di SD Muhammadiyah Tangkilkulon, Selasa (15/11) Foto: Buono/wartadesa

Dengan membangun komunikasi yang baik, tambah Umaroh, anggota KSM UPK Artha Mandiri mempunyai rasa memiliki, sehingga mereka dengan suka-rela membayar angsuran pinjaman tepat waktu. “Sekitar 75 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari lima orang. Mereka meminjam untuk kebutuhan usaha kecil, seperti bakulan, keperluan beternak, bertani dan lain sebagainya. Hampir seluruh kelompok tepat waktu dalam membayar angsuran.”

“Saat ini kami mengelola dana bantuan langsung masyarakat (BLM) sekitar seperempat milyar, dengan tingkat pengembalian 99.99 persen. Hal ini karena kami, pengelola dan KSM saling percaya.” Ujar ibu dua anak ini.

Salah satu anggota kelompok, Siti Rohmi, warga dusun Karanggayam desa Tangkilkulon mengatakan, “Dana pinjaman bergulir dari UPK Artha Mandiri ini bermanfaat bagi usaha saya. Awalnya saya hanya dagang kecil-kecilan, saat ini usaha kami sudah meningkat, dari sebelumnya belum punya kulkas sendiri untuk berjualan es, sekarang sudah bisa terbeli dari hasil berjualan.” Ujarnya kepada Wartadesa.

Rohmi menambahkan, yang menjadikan anggota kelompok rutin mengembalikan pinjaman adalah karena adanya hadiah. “Tiap kelompok yang rutin membayar angsuran dan tidak telat selama setahun, diberi hadiah menarik dari UPK. Hadianya berupa keperluan untuk usaha mas.” ujarnya ketika ditanya bentuk hadiah yang diterima.

Muhammad  Riful, petugas pembukuan UPK Artha Mandiri mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan semangat KSM, saat ini sudah disepakati untuk menyelenggarakan tabungan wisata. Tabungan wisata ini bisa diambil untuk tambahan modal usaha maupun digunakan untuk berwisata bersama seluruh KSM.

Bahkan, nantinya KSM yang baik, yang biasanya mendapatkan UPK Award, akan diberikan potongan khusus 50 persen untuk biaya wisata. “Bagi KSM penerima UPK Award, mereka cukup membayar biaya wisata separuh, separuhnya lagi bisa digunakan untuk menambah modal usaha KSM.” Ujarnya.

Sementara itu, Mustajab, Koordinator BKM Tunas Karya Mandiri Desa Tangkilkulon menyebutkan bahwa UPK Artha Mandiri merupakan UPK yang sangat sehat. Sejak mulai berdiri Tahun 1999 hingga saat ini, tingkat pengembalian anggota selalu diatas 99 persen.

Hal ini dibenarkan oleh Ika Listiani, Fasilitator Kelurahan program Kotaku Kab. Pekalongan. “BKM Tunas Karya Mandiri ini masuk BKM penerima program PLPBK yang UPK nya sehat sejak 1999 hingga sekarang.” Tutupnya. ***(Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : BKM Tunas Karya MandiriKotakukunci suksesPekalonganPLPBKUPKUPK Artha Mandiri