Doro, Wartadesa. – Warga Dukuh Ploso Desa Bligorejo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan seorang kakek yang mati bunuh diri di gubuk sebuah kebun dukuh setempat. Korban ditemukan meninggal dunia dengan seutas tambang yang menjerat leher Supomo (60), Sabtu (18/2).
Luluk, warga dukuh Ploso mengatakan bahwa korban ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB pagi saat hendak ke kebun dan melihat tubuh Supomo tergantung dengan seutas tali di pojok gubuk.
Melihat penemuan jenazah yang meninggal dengan bunuh diri, warga segera melapor kepada Kepala desa Bligorejo yang kemudian diteruskan kepada Polsek Doro. Lanjut Luluk.
Diketahui bahwa Supomo sudah lama tinggal di Desa Songgowedi Kecamatan Petungkriyono. Keluarganya melakukan transmigrasi dan tinggal di luar Jawa. “Sebelumnya sudah lama tinggal di Desa Songgowedi, dia tinggal sendirian karena keluarganya transmigrasi,” ujar Luluk.
Sementara itu, pihak Polsek Doro yang datang untuk mengidentifikasi korban, meminta keterangan dari beberapa saksi untuk mengetahui penyebab kematian Supomo. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab Supomo melakukan aksi bunuh diri. Diduga dia kesepian ditinggal seluruh anggota keluarga.
Terpisah, Sat Reskrim Polres Pekalongan dan dokter yang memeriksa Supomo menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Diduga korban meninggal, murni bunuh diri. (Bono)










