close
PendidikanSosial Budaya

Lazismu Kabupaten Pekalongan canangkan Beasiswa Mentari

beasiswa mentari
Ilustrasi. Direktur Lazismu Pekalongan menyerahkan Beasiswa Mentari kepada 94 orang tua siswa beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi Lazismu

Kajen, Wartadesa. – Beasiswa bagi siswa kurang mampu untuk siswa TK hingga SMA/SMK di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan saat ini baru terserap sepertiga. Untuk itu pihak Lazismu Kabupaten Pekalongan mencanangkan Beasiswa Mentari guna membantu siswa-siswi kurang mampu dilingkungan pendidikan  Muhammadiyah untuk meneruskan belajarnya. Demikian disampaikan Sutiknyo, Manajer Fundraising Lazismu Kabupaten Pekalongan kepada Warta Desa, Selasa (03/03).

“Untuk pengajuan Beasiswa Mentari, kami sudah menyediakan formulir yang diisi dan diajukan pihak sekolah. Nantinya kuota masing-masing sekolah akan mendapatkan kuota sesuai dengan besaran biaya pendidikan masing-masing pihak sekolah,” tutur Sutiknyo.

Menurut Sutiknyo, formula baru dalam Beasiswa Mentari adalah kuota calon penerima yang diajukan oleh pihak sekolah disesuaikan dengan besaran biaya pendidikan tiap siswa. “Jadi kita tidak membatasi jumlah calon penerima tiap sekolah. Misal tiap sekolah dibatasi tiga, tetapi disesuaikan dengan besaran kebutuhan siswa dalam satu semester,” lanjutnya.

Formulir Beasiswa Mentari, lanjut Sutiknyo, bisa didapatkan di kantor Lazismu Kajen, Jl. Pahlawan No 10, Gejlig, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, 51161. “Pihak sekolah tinggal memasukkan data sekolah dan nominal biaya pendidikan tiap siswa seperti, SPP dan makan/bulan, biaya buku/semester, dan biaya eskul/semester. Setelah terisi akan muncul kuota masing-masing sekolah.” ujar pria yang akrab disapa Mas Tiknyo tersebut.

Selanjutnya, pihak sekolah tinggal memasukkan nama-nama calon penerima beasiswa yang diajukan sesuai dengan kolom yang terbuka dalam formulir tersebut. Pungkas Sutiknyo. (Buono)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : beasiswa mentarilazismu pekalongan