Kajen, Wartadesa. – Beasiswa bagi siswa kurang mampu untuk siswa TK hingga SMA/SMK di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan saat ini baru terserap sepertiga. Untuk itu pihak Lazismu Kabupaten Pekalongan mencanangkan Beasiswa Mentari guna membantu siswa-siswi kurang mampu dilingkungan pendidikan Muhammadiyah untuk meneruskan belajarnya. Demikian disampaikan Sutiknyo, Manajer Fundraising Lazismu Kabupaten Pekalongan kepada Warta Desa, Selasa (03/03).
“Untuk pengajuan Beasiswa Mentari, kami sudah menyediakan formulir yang diisi dan diajukan pihak sekolah. Nantinya kuota masing-masing sekolah akan mendapatkan kuota sesuai dengan besaran biaya pendidikan masing-masing pihak sekolah,” tutur Sutiknyo.
Menurut Sutiknyo, formula baru dalam Beasiswa Mentari adalah kuota calon penerima yang diajukan oleh pihak sekolah disesuaikan dengan besaran biaya pendidikan tiap siswa. “Jadi kita tidak membatasi jumlah calon penerima tiap sekolah. Misal tiap sekolah dibatasi tiga, tetapi disesuaikan dengan besaran kebutuhan siswa dalam satu semester,” lanjutnya.
Formulir Beasiswa Mentari, lanjut Sutiknyo, bisa didapatkan di kantor Lazismu Kajen, Jl. Pahlawan No 10, Gejlig, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, 51161. “Pihak sekolah tinggal memasukkan data sekolah dan nominal biaya pendidikan tiap siswa seperti, SPP dan makan/bulan, biaya buku/semester, dan biaya eskul/semester. Setelah terisi akan muncul kuota masing-masing sekolah.” ujar pria yang akrab disapa Mas Tiknyo tersebut.
Selanjutnya, pihak sekolah tinggal memasukkan nama-nama calon penerima beasiswa yang diajukan sesuai dengan kolom yang terbuka dalam formulir tersebut. Pungkas Sutiknyo. (Buono)










