Wonopringgo, Wartadesa. – Geger warga Desa Galangpengapon, Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan pada Ahad (01/03) sore kini terjawab sudah. Air keran yang berwarna hijau, ternyata ulah orang usil yang memasukkan sejenis sirup atau pewarna ke tandon masjid.
Seperti dimuat dalam laman Warta Desa sebelumnya, warga Desa Galangpengapon berbondong-bondong mengambil air keran Masjid Al-Mubarok desa setempat lantaran berwarna hijau. Pihak kepolisian yang datang kemudian mengambil sampel air untuk dilakukan tes di laboratorium.
[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/200790814616900/’ width=’500′]
Setelah dilakukan tes laboratorium, Camat Wonopringgo, Tuti Haryati mengungkapkan bahwa hingga saat ini hasil tes di laboratorium kesehatan daerah (labkesda) di Dinas Kesehatan belum keluar. “Sampel air sudah diambil untuk diuji di labkesda, kita masih menunggu hasilnya,” ujarnya, Selasa (03/03).
Kejadian yang hanya berlangsung dua jam, yakni pukul 16.30 WIB hingga maghrib dimungkinkan ulah orang usil yang mencampur tandon air dengan sirup, lantaran warga juga mencium aroma pandan.
“Dari total empat keran di masjid itu, hanya dua keran yang airnya berubah menjadi hijau. Warga juga mencium aroma wangi seperti sirup pandan,” lanjut Tuti.
Sementara itu, Kapolsek Wonopringgo, Iptu Fauzi mengimbau kepada masyarakat agar tidak menganggap fenomena ini secara berlebihan, sehingga menganggap sebagai air keramat. “Pihak Puskesmas Sudah mengambil sampel air itu untuk mengetahui penyebab air tersebut berwarna hijau. Tetap jaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (Eva Abdullah)










