Kajen, Wartadesa. – Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan, menargetkan menghimpun Zakat Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (Ziska) sebesar Rp 2,5 miliar pada tahun 2021. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu Kabupaten Pekalongan 2021 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Jalan Pahlawan No. 10, Gejlik, Kajen. Ahad (10/01).
“Lazismu Kabupaten Pekalongan pada tahun 2020 berhasil menghimpun ZISKA (Zakat Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya) sebanyak 1,6 Milyar, dari target 2,7 Milyar. Meski demikian, secara riil, akumulasi ZIKSA yang telah dihimpun dan ditasyarufkan oleh Lazismu Kabupaten Pekalongan mencapai 5,6 milyar,” ungkap Riyanto, Ketua Lazismu Kabupaten Pekalongan.
Pada 2020, Lazismu Kabupaten Pekalongan menorehkan prestasi, penerima penghargaan Lazismu Award 2020 sebagai Lazismu dengan Program Kemanusiaan Terbaik Nasional Tahun 2020. Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan Manager Fundraising Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Wahidin Hasan, kepada Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, Riyanto.
“Lazismu Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu penopang prestasi yang diraih oleh Lazismu Wilayah Jawa Tengah sebagai lembaga dengan pertumbuhan ziska (zakat, infaq, sedekah dan dana kemanusiaan) terbaik nasional dengan meraih program kemanusiaan terbaik,” ujar Wahidin.
Ketua Badan Pelaksana Lazismu Kabupaten Pekalongan, Akhmad Zaeni, menyampaikan bahwa terpilihnya Lazismu Kabupaten Pekalongan sebagai program kemanusiaan terbaik nasional merupakan penilaian kriteria dari Lazismu Pusat.
“Program-program kemanusiaan Tahun 2020 di Lazismu Kabupaten Pekalongan sendiri terdiri dari program Indonesia siaga, seperti penanganan banjir di pantura Pekalongan periode Februari 2020, penanganan banjir rob di Pekalongan, dan penanganan pencegahan penularan covid-19 yang mencapai lebih dari Rp 1 milyar.” Tutur Zaeni.
Dalam Rakerda Lazismu diputuskan bahwa target penghimpunan Ziska Lazismu Kabupaten Pekalongan pada tahun 2021 ini adalah Rp 2,5 milyar. Lazismu Kabupaten Pekalongan juga menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian dari hasil audit Laporan Keuangan Tahun 2019 oleh Lazismu Pusat yang bekerjasama dengan akuntan publik AR Utomo.
Pada kegiatan rakerda tersebut, Lazismu Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan pengembangan amal usaha Muhammadiyah dengan nilai total mencapai Rp 65 juta. Bantuan merupakan infaq dari H. M Rochan, warga Kemplong, Wiradesa.
Bantuan dibagikan kepada Masjid Al Amiin Pamutuh Lebakbarang, Masjid Jenderal Sudirman SMK Muhammadiyah Kesesi, Masjid Lil Muslimin Bebel Wonokerto, Musholla Nurul Huda Wonokerto Wetan, Masjid Al Ikhlas Karanganyar, Masjid Al Hidayah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wonopringgo, Masjid Roudhotul Muttaqien Wonokerto Wetan, Gedung Dakwah Muhammadiyah Lebakbarang, SD Muhammadiyah Bojong, dan TK ABA Wonokerto Kulon.
Sementara itu, saat menghadiri kegiatan Rakerda di Pekalongan, Lazismu Wilayah Jawa Tengah memberikan bantuan Paket Sembako Ketahanan Pangan kepada para pedagang di sekitar Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, para penjaga kampus Fakultas Tehnik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dan petugas kebersihan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Paket sembako yang merupakan hasil program kerjasama Majelis Telkomsel Taqwa dan Lazismu Jawa Tengah tersebut dibagikan oleh Wahidin Hasan.
Acara ini diikuti oleh Lazismu Kabupaten Pekalongan dan perwakilan 25 Kantor Layanan (KL) Lazismu se-Kabupaten Pekalongan. Juga dihadiri oleh perwakilan Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom (MLO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, serta perwakilan 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan. (Fakhrudin)










