close
BencanaSosial Budaya

Lazismu Pekalongan galang 50 juta untuk korban bencana Lombok

lazismu gempa lombok
Perwakilan siswa menyerahkan dana untuk korban bencana gempa Lombok di kantor Lazismu Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/08)

Kajen, Wartadesa. – Lazismu Kabupaten Pekalongan hingga saat ini telah menggalang dana untuk korban bencana gempa bumi di Lombok sebesar Rp. 50 juta lebih. Dana tersebut dikumpulkan melalui donasi dari berbagai elemen seperti kantor layanan Lazismu, amal usaha Muhammadiyah, Ortom maupun donatur secara perorangan.

Seperti diketahui, Lazismu secara nasional melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi Lombok.  manajer Program Lazismu Kab. Pekalongan, Sutiknyo mengungkapkan bahwa pihaknya menggalang dana dari seluruh elemen dan warga, dana tersebut kemudian disalurkan Lazismu Pusat kepada korban gempa Lombok.

Seperti terlihat pada Rabu (15/08) kemarin, kantor Lazismu Kabupaten Pekalongan kedatangan rombongan dari SMP Negeri 2 Kajen dan SMK Muhammadiyah Kesesi. Mereka menyerahkan donasi bagi korban bencana gempa Lombok.

Muhammad Yusuf, guru pendamping dari SMP Negeri 2 Kajen mengungkapkan bahwa jumlah donasi yang disalurkan melalui Lazismu Kabupaten Pekalongan sejumlah Rp. 2.800 ribu.

Sementara dana yang digalang IPM SMK Muhammadiyah Kesesi (Musi) sebanyak Ro. 1.347 ribu turut diserahkan ke kantor Lazismu Kabupaten Pekalongan.  (WD)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : gempa lombok