Pemalang, Wartadesa. – Dalam waktu tujuh bulan, rentang Januari hingga Juli 2018, 51 penderita HIV/AIDS baru ditemukan. Mereka positif terkena HIV/AIDS setelah dilakukan tes pemeriksaaan di berbagai tempat di Pemalang.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang menyebut bahwa 51 penderita baru tersebut dari kalangan karyawan dan buruh. Demikian disampaikan oleh Yulis Nuraya, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Pemalang, Selasa kemarin. Menurutnya jumlah tersebut dimungkinkan akan lebih tinggi dibanding tahun lalu, karena masih ada sisa waktu hingga akhir 2018.
Yulis menyebut jumlah penderita HIV/AIDS di Pemalang pada tahun 2017 sebanyak 62 orang, sedang untuk penderita baru rentang Januari hingga Juli 2018 mencapai 51 orang yang positif terjangkit virus HIV/AIDS.
Tes pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinkes setempat, lanjut Yulis, adalah tempat hiburan malam dan tempat wisata. Selain itu tes juga menyusur sejumlah warung makan. Dengan sample tes para pengunjung dan karyawan yang diambil contoh darahnya.
Data keseluruhan pengidap HIV/AIDS yang terkumpul di Dinas Kesehatan Pemalang dari 1993 hingga 2017 ada 419 orang penderita HIV/AIDS. Dari data tersebut, 116 meninggal, 303 orang maasih bertahan menjalani pengobatan.
Yulis melanjutkan, pengidap HIV/AIDS didominasi kalangan buruh, ibu rumah tangga, dan wanita pekerja seks komersial (PSK) dan yang lebih mengejutkan adalah tingginya ibu hamil yang terkena virus tersebut. ”Ibu hamil juga cukup tinggi,” ungkapnya.
Saat ini alat tes dan obat untuk penderita HIV/AIDS cukup tersedia di Dinkes Pemalang, selain itu kesadaran masyarakat Pemalang cukup tinggi untuk membentengi diri dan keluarga dari bahaya penyakit yang mematikan tersebut. (WD)










