close
Bencana

Longsor di Watukumpul, nenek tertimbun

tertimbun lumpur
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Wartukumpul. Jum'at (22/03)

Pemalang, Wartadesa. – Longsor di Desa Tundagan tepatnya di Dukuh Pedagung Rt.09/Rw.02 Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang merenggut satu korban jiwa. Nenek Warniti (sumber lain menyebut Wartini) yang berusia 60 tahun meninggal akibat tertimbun longsor.

Korban sempat dinyatakan hilang kemarin malam (Jum’at, 22/03) dan  ditemukan pukul 23.30 WIB oleh tim BPBD Kabupaten Pemalang dibantu para warga. Tim Tanggap Bencana Kecamatan dan Desa Tundagan kemudian mengevakuasi korban untuk dilakukan tindakan.

Longsor di Desa Tundagan menurut Kapolsek Watukumpul, Iptu M. Subagio lantaran kontur tanah yang miring dan labil. “Tundagan adalah desa dengan ketinggian lebih dari 800 meter diatas permukaan laut, kontur tanah yang miring dan tidak stabil memang beresiko tinggi terdampak longsor, jika terjadi hujan terus menerus,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Subagio menghimbau warga desa setempat untuk tidak membangun permukiman di lokasi yang beresiko terkena longsor. Namun pihaknya memahami, karena keterbatasan kepemilikan tanah, warga tidak bisa menghindarinya.

Menurutnya butuh perhatian serius dari pihak pemerintah untuk melakukan relokasi warga yang berada di wilayah rawan longsor.

Warga dibantu oleh relawan dari BPBD, kepolisian dan TNI hari ini (Sabtu, 23/03) melakukan kerjabakti untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat longsor tersebut.  (WD)

 

Tags : longsor watukumpulpemalang

Leave a Response