close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Minim rambu, bocah SD ini tewas saat kecelakaan di Pertigaan Kusuma Bangsa

ilustrasi kecelakaan lalin

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Minimnya rambu yang dipasang di ruas jalan Kusuma Bangsa Pekalongan Utara, Pekalongan Kota, Jawa Tengah merenggut korban. Seorang bocah SD berusia 10 tahun tewas ditabrak mobil di pertigaan jalan tersebut, tepatnya sebelah utara Masjid Walisongo.

Kecelakaan yang menimpa bocah tersebut akibat minimnya rambu-rambu lalu lintas, tidak adanya barikade maupun pembatas jalan di lokasi kejadian, meski jalan tersebut sangat padat.

Sementara itu, Woroningrum (35), orang tua korban, warga Perumahan Swadaya RT 05 RW 11 Kelurahan Kandang Panjang, hanya mengalami luka ringan.

Menurut keterangan Slamet, warga setempat, kecelakaan berawal ketika korban Woroningrum (35), bersama putrinya dengan mengendarai Honda Supra nopol D-4875-FD, melintas dari arah Barat menuju ke Timur. Saat hendak berbelok ke arah Selatan, pas di pertigaan jalan Kusuma Bangsa, dia ditabrak mobil Nissan X-Trail nopol G-9018-KC dari arah utara yang dikemudikan Andre (20) warga Kampung Sidomulyo RT 01 RW 01 Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Slamet menambahkan, akibat kecelakaan tersebut, korban terjatuh ke aspal. Sehingga benturan keras tak dapat dihindarkan. Akibat kejadian tersebut, keluarga korban syok, karena kehilangan putri kesayangannya yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.

Petugas kepolisian setempat yang datang ke lokasi kejadian masih meminta keterangan pengemudi mobil. Barang bukti mobil dan motor diamankan dan ditangani oleh Unit Lakalantas Satlantas Polres Pekalongan Kota.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas, Ipda Safrowi, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Kasusnya masih ditangani Unit Laka Lantas,” ujarnya, Ahad (1/10). (WD,SM)

Tags : kecelakaanminim rambu

Leave a Response