Pekalongan Kota, Wartadesa. – Polresta Pekalongan menyiapkan jalur alternatif untuk kegiatan mudik 2017 mendatang dengan membuat dua jalur yakni jalur alternatif jalur utara dan jalur selatan.
Prediksi padatnya jumlah pemudik kali ini, akan diantisipasi dengan melalukan tindakan rekayasa arus lalu lintas. “Kami akan melakukan antisipasi dengan adanya lonjakan arus mudik, antara lain, tindakan rekayasa arus lalu lintas, manajemen sistem transportasi, dan optimalisasi kapasitas jalan.” Ujar AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, Kapolresta Pekalongan, Sabtu (3/6).
Rekayasa lalu lintas itu, antara lain, dengan menyiapkan dua jalur alternatif, yaitu jalur utara (Jalan Salak, Seruni, hingga Jalan Ki Mangunsarkoro) dan jalur selatan untuk arus balik Lebaran.
Kendati demikian, jika situasi arus mudik relatif cukup padat, pihaknya memanfaatkan jalur alternatif untuk arus balik.
Adapun untuk menajemen sistem tranpsortasi, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengaturan “area traffic control system“.
Berkaitan dengan optimalisasi kapasiatas jalan, pihaknya akan melakukan penertiban kendaraan yang berada di pinggir jalan yang menyalahi peraturan.
Selain rekayasa lalulintas, kepolisian Resor Kota Pekalongan, menyiapkan 35 pos dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2017. “Selain itu, kami juga siapkan rest area. Adapun 35 pos itu mempunyai fungsi masing-masing,” katanya.
Enriko menambahkan bahwa pos tersebut terdiri atas pos pengamanan (pospam) terpadu, pos pelayanan (posyan), serta pos siaga ketertiban dan pengaturan (pos gaktur). (Humas Polres Pekalongan, Antara)










