close
Jalan-jalan

Obyek wisata Lolong Pekalongan kini makin cantik

lolong

Karanganyar, Wartadesa. – Obyek Wisata Lolong di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kini lebih nyaman dinikmati. Setelah sebelumnya lokasi wisata ungulan di Pekalongan tersebut kotor, dipenuhi dengan sampah kini terlihat cantik dan bersih.

“Dulu saat kami sekeluarga datang ke Lolong pada tahun baru 2017 lalu, tempat ini kotor dan penuh sampah. Seluruh Area dipenuhi dengan sampah dari pengunjung dan terkesan dibiarkan oleh pengelola. Sekarang saat kami datang kembali, wajahnya sudah berubah 180 derajat. Kini bersih, rapi dan indah,” Ujar Rima, warga Desa Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni, Ahad (10/7).

Aula di Lolong bisa dinikmati untuk pertemuan.

Saat ini sudah ada penambahan aula yang nyaman dan cafe diatas aula yang membuat Lolong bisa dinikmati dari atas, Rima melanjutkan.

Hal senada diungkapkan oleh Andra (25) pemuda asal Cirebon. “Saya dari Cirebon mas, datang bersama rekan-rekan rescue Cirebon untuk diksar rescue. Tempatnya sangat bersih dan nyaman, membuat betah,” tuturnya.

Andra mengaku baru kali pertama datang ke Lolong dan merasa terkesan dengan pengelolaan tempat tersebut. “Cukup murah sih untuk bisa menikmati dinginnya air Sungai Sengkarang (Lolong), hanya dengan  dua ribu rupiah kita bisa menikmati sejuknya air sungai Lolong yang menyegarkan. Itupun panitia memasang tulisan untuk biaya kebersihan,” lanjutnya.

Mustajab, Koordinator BKM Tunas Karya Mandiri, Desa Tangkil Kulon mengungkapkan bahwa aula yang ada di Lolong cukup nyaman untuk digunakan pertemuan. “Tempatnya nyaman untuk kegiatan pertemuan, bahkan pendamping kami berencana akan menggunakan lagi aula tersebut saat pelatihan nanti,” ujarnya.

csr dari BUMN untuk obyek wisata Lolong

Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dindikporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto, saat dihubungi Wartadesa, Selasa (11/7) mengungkapkan bahwa pihaknya senang dan bangga dengan keberadaan obyek wisata Lolong yang saat ini dikelola oleh Pokdarwis.

“Secara pribadi saya sangat senang dan bangga dengan keberadaan obyek wisata di Lolong saat ini yang dikelola oleh Pokdarwis. Hal ini tidak lepas dari kerja keras Pokdarwisnya,” ujar pria yang akrab dipanggil Bangir ini.

Bambang Irianto menambahkan bahwa pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pekaongan memberikan dukungan penuh, “Pemda memberikan dukungan penuh dengan memberikan bantuan perahu karet, pelatihan pengelolaan wisata bagi Pokdarwis dan lain-lain,” tambahnya.

Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu BUMN pun turut memperintah wajah obyek wisata Lolong dengan dibangunnya Aula dan cafe serta beberapa fasilitas lainnya. Lanjut Bambang Irianto.

Salah seorang pedagang es cendol Bandung yang mangkal di area obyek wisata Lolong mengaku pengunjung Lolong saat ini lebih rame ketimbang waktu-waktu sebelumnya, “Alhamdulillah mas, saat ini pengunjungnya rame, dagangan saya juga ikut rame. Pembangunan fasilitas disini terus berjalan. Itu pembangunan lagi berjalan,” tuturnya sambil menunjuk pembangunan sarana-prasarana di samping sekretariat Lolong Adventure. (Bono)

 

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : lolong