Pemalang, Wartadesa. – Direktur RSUD Pemalang, dr Sholehudin, meminta maaf atas kejadian tidak menyenangkan yang menimpa Karyati, pasien asal Desa Bulu Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Kamis (02/11).
Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah media mengkonfirmasi Direktur RSUD dr. Ashari Pemalang terkait ucapan dr. ES, yang menyebut pasien sebagai orang stress.
Sholehudin mengaku akan memanggil oknum dokter tersebut untuk dimintai keterangan, “Apabila hal tersebut benar maka pihak Rumah sakit akan memberikan sanksi tegas, karena itu sudah melangar kode Etik,” ucap dr Sholehudin seperti dikutip dari Puskapik.
Sholehudin mengaku akan secepatnya mencari dokter spesialis mata, guna menggantikan oknum dokter tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu (01/11) dini hari, Karyati, warga desa bulu kecamatan petarukan yang menderita sakit glucoma, dirujuk ke RSUD Pemalang, setelah beberapa hari sebelumnya dirawat di rumah sakit swasta di Pemalang.
Pada saat dirawat di rumah sakit swasta tersebut, pasien sempat diperiksa di poliklinik mata rumah sakit swasta lainnya dan ditangani oleh dokter spesilis mata, dr ES. Setelah diberikan obat, pasien oleh ES disuruh pulang.
Pada Rabu tengah malam (01/11) sekitar pukul 02.00 WIB, pasien mengalami sakit yang luar biasa sehinga harus di larikan ke RSUD dr Ashari. Di RSUD Pemalang, pasien kembali ditangani oleh dr ES. Namun oknum dokter tersebut malah mengucapkan kata-kata tidak pantas, “Kenapa ibu kesini? Dasar orang stres,” ucap dr ES seperti disampaikan oleh Rae Kusnanto, suami pasien. (WD, Puskapik)










