Doro, Wartadesa. – Pasangan Oka dan Wahatin terpaksa harus menikah didepan jenazah orang tua mempelai perempuan. Hari bahagia berubah menjadi duka. Akad nikah yang awalnya akan dilangsungkan pada hari Senin (09/04), dimajukan menjadi Ahad malam (08/04) lantaran ayah mempelai perempuan meninggal dunia.
“Keadaan darurat …akad didepan jenazah ayah mb wahatin…sawangan doro .Tadi malam….innalillahi wainnailahi rojiun…,” tulis Ardina Doro dalam media sosial Facebook. Ahad (08/04).
Ardina menceritakan, warga yang hadir dalam upacara akad tersebut, kontan ikut menangis, lantaran tidak tega melihat kondisi pasangan Oka dan Wihatin.
“Pada nggak tega ngelihatin pengantin,” Ardian balas Ardina dalam postingannya.
Akad nikah yang dilangsungkan dikediaman mempelai putri, belakang SDN 01 Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini jadi mengharu-biru seluruh warga yang hadir.
Sebelumnya, kondisi ayah Wihatin dalam keadaan sakit hingga satu hari sebelum hari pernikahan meninggal dunia. (Eva Abdullah dari sumber laman Facebook Ardina Doro)










