close
Sosial Budaya

Pasar jajan Gang Gapuro Kepatihan meriah

jajan gratis kepatihan

Wiradesa, Wartadesa. – Keragaman masyarakat dalam mengaktualisasi kemeriahan peringatan HUT RI sangat luar biasa dan inspiratif. Seperti warga Rt 6/7 Kepatihan, Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/8) malam mengadakan pasar jajan tradisional.

Festival jajanan tradisional tersebut digelar di lingkungan sekitar dan diikuti oleh sederet rumah tangga kreatif di rukun tetanga tersebut.

Respon warga sangat besar, terbukti baru buka sebentar saja, jajan langsung diserbu oleh pembeli. Salah satu warga setempat, Fatkhul amin, berpendapat bahwa pasar jajan selain untuk memeriahkan HUT 72 RI juga untuk mempererat silahturahmi warga Rt 6 dan 7 Kepatihan.

“Juga agar bisa saling menghormati dan tolong menolong antar warga, mudah mudahan tahun bisa di adakan lagi dan makin baik,” harap Fatkhul.

Ketua Rt 07, Slamet Kuncung, mengatakan atas nama ketua Rt 7 menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga yang sangat antusias. Walaupun kondisi perekonomian kita masih kurang, tapi tetap ikut memeriahkan Hut 72 RI guna membangun jiwa saling menghormati dan tolong menolong sesama warga. (Eva abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : festival jajan tradisional