close
Sosial Budaya

Pawai Cap Go Meh dan 1000 bendera NU meriahkan Pekalongan

cap go meh

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Pawai menjelang perayaan Cap Go Meh (hari ke 15 setelah imlek) di Klenteng Po An Thian Kota Pekalongan berlangsung meriah. Jum’at (10/2).

Warga Pekalongan dan sekitarnya berbondong-bondong memadati sepanjang jalan dari Klenteng Po An Thian hingga simpang lima Taman Hiburan Rakyat (THR) untuk menyaksikan pawai menjelang Cap Go Meh.

Akibatnya jalan Pantura di Kota Pekalongan macet parah. “Tadi saya nonton di depan Bank Pemerintah di simpang lima Pekalongan, yang jelas Jalan Pantura Pemalang-Batang macet parah,” tutur Salestinus Yosy Liestyanto, warga Samborejo Kecamatan Tirto yang turut menyaksikan pawai.

Dalam pawai tersebut, semua pihak terlibat, terasa banget kerukunan warga, walapun beda agama. Tambah pria yang biasa dipanggil Yosy ini.

Sementara itu, Kemeriahan yang sama juga terjadi di Buaran, Kecamatan Pekalongan Selatan. Ribuan warga tumpah-ruah memenuhi sepanjang jalan Urip Sumoharjo, Buaran, dalam acara kirab 1000 bendera NU.

Acara ini digelar dalam rangka memperingati hari lahir NU ke-91. Pawai yang diikuti oleh masyarakat Buaran, MWC NU, beserta Badan Otonomnya berlangsung meriah.

Kemacetan terjadi sepanjang  Ponolawen hingga Simbangkulon, akibat pawai 1000 bendera tersebut. ***(Bono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : cap go meh