close
gagal lelang

Kajen, Wartadesa. – Pembangunan Puskesmas Kajen 1 dan Puskesmas Kajen 2 terancam gagal lantaran gagal lelang. Demikian terangkum dalam kunjungan Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/12) ke Dinas Kesehatan tekait pembangunan dua Puskesmas tersebut.

Abdul Munir, Ketua Komisi C mengungkapkan pihaknya prihatin dengan gagal lelangnya dua Puskesmas di Kajen akibat jadwal (lelang) terlalu mepet. “Kami sangat prihatin karena seharusnya masyarakat sudah bisa menikmati Puskesmas yang nyaman dan bagus, karena gagal lelang akhrinya tertunda 1 tahun lagi.” Ujarnya.

Munir menambahkan, Puskesmas Kajen 1 dan Puskesmas Kajen 2 baru bisa dianggarkan tahun depan. “Tahun depan belum dianggarkan untuk yang gagal lelang dan baru dianggarkan pada tahun 2021,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan, Ida Sulistiyani menjelaskan bahwa untuk rencana tahun 2019 di Dinas Kesehatan ada 6 proyek. RSUD Kesesi, Puskesmas Talun, Puskesmas Kajen 1, Puskesmas Kajen 2, Puskesmas Pembantu Jetak Kidul dan Puskesmas Pembantu Kwasen.

“Untuk puskesmas kajen 1 dan 2 mengalami gagal lelang karena tidak ada peserta yang memenuhi syarat teknis,” tutur Ida.

Ida menambahkan, pada tahun 2020 Pemkab merencanakan pembangunan 9 proyek Puskesmas, diantaranya,  Puskesmas Wonopringgo, Puskesmas Siwalan dan RSUD Kesesi, Puskesmas Pembantu Kalijoyo, Puskesmas Pembantu Lolong, Puskesmas Pembantu Sijambe, Puskesmas Pembantu Pegandon, Puskesmas Pembantu Lemah Abang dan Puskesmas Pembantu Sembung Jambu.

Menurut Ida, pihaknya akan lebih serius dan fokus dalam perencanaan, sehingga kejadian tender gagal lelang tidak terjadi lagi. (Eva Abdullah)

Tags : gagal lelangPekalonganpuskesmas kajen