Pemalang, Wartadesa. – Dwi Putra Rafiansah, balita berusia tiga tahun, putra kedua pasangan Rosihin dan Fatimah, warga Desa Mojo Rt. 05/03, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang mengalami penyumbatan usus. Pasangan keluarga tidak mampu ini kebingungan dengan biaya operasi yang harus dijalani putranya yang mencapai Rp. 20 juta.
Penuturan orang tua Dwi Putra Rafiansah, awalnya anaknya sakit perut dan mencret. Oleh Rosihin dan Fatimah, anaknya dibawa ke Puskesmas higga akhirnya dirujuk ke rumah sakit.
Saat dirawat di Rumah Sakit Ananda, bocah tersebut kondisinya semakin memburuk. Hasil pemeriksaan dokter, terjadi penyumbatan usus dan harus masuk ICU untuk melakukan operasi dengan biaya Rp. 20 juta.
Pasangan Rosihin dan Fatimah ketika membawa putranya ke rumah sakit menggunakan jalur umum, lantaran tidak memiliki BPJS. Saat ini orang tua Dwi Putra sudah mengurus BPJS dan aktif 14 hari kedepan.
Rosihin mengaku bingung dengan besarnya biaya operasi yang harus ditanggungnya, sementara jika menunggu kartu BPJS aktif, mereka harus menunggu 14 hari lagi.
“Saya bingung mas, saya ingin anak saya sembuh, kasian dia mas untuk ICU dan operasi, pihak RS minta DP (uang muka) untuk tindakan itu (operasi). Kami uang dari mana, motor sudah terjual untuk DP awal,”ungkap ibunda Dwi Putra kepada Respek Peduli melalui pesawat telephon.
Respek Peduli mengetuk hati orang baik untuk menyalurkan sebagian rejekinya demi kesembuhan Dwi Putra. Untuk Donasi bisa disalurkan melalui BCA dengan nomor rekening 4060851366 atas nama Anggi Fadli Fani. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi IG @respek_peduli atau melalui WhatsApp 087771838123. (Eky Diantara)










