Sragi, Wartadesa. – Pramuka ditingkat siaga sangat terpengaruh oleh kemampuan pembinanya, sampai sekitar 70 persen, karena pada usia ini mereka cenderung meniru dan meneladani dari apa yang dilihat dan didengar lalu melaksanakan, Demikian dituturkan Yoso Sop, Kepala Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Sragi Ketika diwawancarai di lokasi Pesta Siaga di SMPN 01 Sragi, Ahad ( 19/2).
Menurutnya untuk menjadi pembina pramuka harus punya rasa keinginan dulu kemudian tekun dan iklas untuk menggeluti kepramukaan, karena tidak bisa dipaksakan.
Untuk meyikapi hal tersebut, menurut Yoso, setiap pembina pramuka yang baru akan diberi pelatihan seperti KMD (Kursus Mahir Dasar ) khusus pembina yang baru dan seterusnya.
“Ingat Dasa Dharma yang ke-10, Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan, pegang itu dengan baik Insya Allah Dasa Dharma, akan mudah dilaksanakan dengan baik, kurang lebihnya seperti itu,” pungkas Yoso. ( Eva Abdullah )










