close
Hukum & Kriminal

Sadis! Mayat Tergantung di Pohon Kopi Ternyata Korban Pembunuhan, 2 Wanita di Duga Pelaku di Tangkap

bay

SIMALUNGUN (WARTADESA). – Kamis Gempar. Warga Dusun Huta Tinggir Desa Tano Tinggir Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, dihebohkan temuan mayat Porta Tumanggor (52) Petani, warga setempat, Kamis (27/05/2021) sekira pukul 11.40 WIB

Jasad wanita ini ditemukan dalam kondisi leher terjerat kain panjang batik dan tergantung di pohon kopi diperladangan desa tempat korban tinggal, oleh anak pemilik ladang Ismail Turnip (55) warga setempat, saat akan menyemprot tanaman.

Ketakutan. Temuan mayat buru buru diberitahukan kepada warga dan kepala desa Marganda Damanik yang kemudian diteruskan ke pihak Polsek Purba – Polres Simalungun

Teliti saat cek dan olah TKP. Merasa curiga dan ada kejanggalan pada mayat serta sekitaran lokasi temuan, Kapolsek Purba IPTU Marolop Sinaga langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim dan Tim INAFIS Polres Simalungun agar dilakukan sidik-identifikasi serta evakuasi jasad ke Instalasi jenazah RSUD Djasamen Saragih kota Pematangsiantar guna otopsi forensik untuk mengetahui jejak penyebab pasti kematian korban

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK.MH melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo SIK.MH saat dikonfirmasi Jumat (28/05/2021) siang, menyebut hasil otopsi tim forensik, penyebab kematian petani ini di duga sementara karena pembunuhan.

UNGKAP dan TANGKAP

Bergerak dari hasil forensik. Berkat kejelian dan kerja keras dalam penyelidikan ungkap kasus dan didukung kerjasama dengan Tim Opsnal Unit 2 Buncil Subdit III Krimum Poldasu yang dipimpin Panit 1 IPDA Soewandi Samosir SH, Tim Opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun dipimpin Kanit IPDA Antonyus Hutahaean SH. MH, berhasil menemukan titik terang

Kesimpulan dari penyelidikan di dapat. Dalam tempo 2 x 24 jam,Tim gabungan ini berhasil menyingkap tabir kematian korban. Kecurigaan mengarah pada 2 perempuan warga desa setempat, A boru S (40) dan H br T (45). Kecurigaan semakin kuat setelah target menghilang dari wilayah itu. Keduanya langsung di lacak

Sabtu sore (29/05/2021) sekira pukul 17.00 WIB, Kanit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun, IPDA Antonyus Hutahaean SH.MH menerima informasi keberadaan 2 perempuan ini sedang berada di Kecamatan Medan Tuntungan kota Medan. Target langsung di buru. Tim bergerak menuju Medan saat itu juga.

“Pukul 22.00 WIB, Tim gabungan berhasil meringkus kedua pelaku yang bersembunyi di Hotel Hawaii jalan Jamin Ginting Kecamatan Medan Tuntungan kota Medan”. Ungkap Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK.MH melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo SIK.MH, Minggu (30/05/2021) dini hari

Dari ke dua pelaku petugas menemukan dan menyita barang bukti berupa dua (2) cincin milik korban, dua (2) unit Hand Phone yang dibeli pelaku menggunakan uang jarahan dari dalam tas korban serta uang tunai sekitar Rp 2.500.000,- sisa uang jarahan yang diambil dari dalam tas korban sekira Rp 8.000.000. (Delapan Juta Rupiah)

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku sudah di bawa ke Mapolres Simalungun saat dan sedang menjalani penyidikan intensif sesuai prosedur hukum yang berlaku”. Ujar Aribowo.- (wd-bay) *

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : simalungun