Batang, Wartadesa. – Wajah sumringah terlihat saat ijab-qabul pasangan difabel yang berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah luar biasa, Mohammad Hikmat dan Fatul Hikmah. Prosesi pernikahan di tengah pandemi ini, tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan. Uniknya, Bupati Batang, Wihaji menjadi saksi pernikahan mereka.
Mohammad Hikmat merupakan mempelai putra asal Sukabumi, Jawa Barat. Sedang Fatul Hikmah, asli Batang, Jawa Tengah. Hingga tamu dari mempelai putra dibatasi hanya dari pihak keluarga, sebanyak enam orang.

Keenam pengiring pengantin mempelai pria telah mengantongi surat keterangan bebas Covid-19. Dalam pernikahan itu, tamu dibatasi hanya pihak keluarga mempelai yang semunya dicek suhu badannya. Tamu yang hadir wajib cuci tangan, memakai masker, dan duduk berjarak. Hiburan musik boleh tapi tetap ada batasan.
“New normal pernikahan sedang ditunggu masyarakat. Maka pernikahan Mohammad Hikmat dengan Fatul Hikmah sebagai contoh sesuai protokol kesehatan,” kata Wihaji di Rumah Makan Joglo Batang, Rabu (17/06).
Wihaji menambahkan, pekan depan pihaknya akan mengeluarkan surat edaran tentang new normal pernikahan. “Minggu depan surat edaran pernikahan di luar KUA kita terbitkan, sehingga aktivitas kemanusiaan yang menjadi sunah rasul bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” katanya.
Menurut Wihaji, Mohammad Hikmat merupakan contoh bagi para pemuda dan bisa menjadi inspirasi anak muda yang dengan segala keterbatasannya tetap bersemangat dalam mendidik anak berkebutuhan khusus. (Eva Abdullah)










