Kajen, Wartadesa. – Puluhan perwakilan pedagang pasar Doro, Kabupaten Pekalongan Senin (20/03) mengadakan Audensi ke DPRD Kabupaten Pekalongan. Mereka nglurug rumah rakyat untuk menyampaikan aspirasinya terkait rehab pasar Doro.
Kedatangan mereka diterima oleh Komisi B di ruangannya, tak ketinggalan pedagang perempuan juga nampak turut serta dalam audensi tersebut.
Salah satu perwakilan pedagang, Isa Ansori, mengatakan kedatangan mereka terkait dengan rehab pasar Doro, dan ada beberapa permintaan pedagang yang perlu didengar oleh wakilya di DPR dan Pemerintah.
“Saya mewakili kawan-kawan pedagang mengusulkan supaya ukuran lapak tidak dikurangi dari ukuran semula. Yang tadinya 150 x 200 cm, katanya akan di kurangi menjadi 120 x 150 cm, itu kan terlalu sempit.” Ujar Isa Ansori.
Perwakilan pedagang juga meminta agar rehab pasar dilakukan setelah lebaran, hal ini dikarenakan saat menjelang lebaran kondisi pasar lagi rame-ramenya. “Kemudian kami berharap pembangunan pasar diundur setelah lebaran, karena biasanya kalau mau lebaran kesibukan pedagang dan daya beli kebutuhan masyarakat biasanya meningkat, kami khawatir akan menganggu stabilitas proses jual beli,” Kata Ansori.
Menjawab permintaan pedagang pasar Doro, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Sofwan Sumadi mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan dinas terkait.
“Kami akan konsultasikan dengan dinas terkait dan konsultan supaya ukuran tidak di kurangi, karena kalau terlalu sempit untuk jualan juga susah.” Ucap Sofwan Sumadi dihadapan perwakilan pedagang. “Sebelum dibangun tentunya akan dibuatkan pasar darurat terlebih dahulu,” imbuhnya. (Eva abdullah)










