close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Satu pleton personel Dalmas razia anak punk dan preman

razia anak punk kedungwuni

Kedungwuni, Wartadesa. – Satu pleton personil Dalmas dan satu regu anggota Reskrim Polres Pekalongan melakukan razia anak punk dan preman di wilayah Pekalongan, Rabu (21/02). Razia yang dipimpin oleh AKP Prisandi Tiar ini menyisir wilayah untuk mengantisipasi segala bentuk kriminalitas di Kota Santri.

Razia dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat nongkrong anak muda dan berbagai tempat keramaian lainnya.

Dalam razia tersebut beberapa anak punk dari luar wilayah diamankan. Pasalnya, sudah beberapa kali terjaring razia, namun keberadaan anak punk dari luar daerah di Kedungwuni kian marak, kali ini ditemukan mangkal di lapangan bebekan gemek Kedungwuni.

Kasat Sabhara Polres Pekalongan AKP Prisandi Tiar  mengatakan, belakangan ini anak punk dari luar daerah Kedungwuni dan Kabupaten Pekalongan kian marak, keberadaan mereka membuat onar dengan mengamen jika tidak diberi maka mereka akan melakukan pemaksaan sehingga membuat warga sangat resah. Karena sudah mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Penyebab utama anak anak tersebut menjadi anak jalanan atau anak punk adalah kurang perhatian dan pengawasan orang tua, masih menurut Prisandi, orang tua bercerai (broken home), pergaulan bebas guna mencari jati diri, dan orang tua yang sangat disayanginya meninggal.

“Oleh karena itu mereka mencari pelampiasan di jalanan yang menurut mereka dapat mengerti keadaan mereka.” Ujar Prisandi.

Prisandi juga mendo’akan anak-anak tersebut segera mendapatkan jalan, “Semoga kalian secepatnya diberikan jalan yang terbaik oleh Allah , jalan yang benar bukan maksiat dijalanan. Dan di berikan kesabaran dan keikhlasan hati untuk anak yang keluarganya mengalami broken home,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : premanraziarazia anak punk