close
Sosial Budaya

Satu ton singkong meriahkan Syawalan gethuk sepanjang 400 meter

gethuk ambokembang

Ambokembang, Wartadesa. – Warga Ambokembang gang 9 Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, antusias menyajikan gethuk lindri sepanjang 400 meter. Gethuk yang disajikan sepanjang jalan gang 9 Ambokembang dan Pondok Pesantren Miftakhul Ulum ini langsung habis beberapa saat setelah disajikan. Ahad (2/7)

Warga mengaku, untuk menyiapkan sajian gethuk lindri sepanjang 400 meter ini membutuhkan waktu dua hari, “Gethuk lindri yang disajikan kepada masyarakat secara gratis ini sepanjang 400 meter. Dimulai di depan ujung Gang 9 hingga halaman Ponpes Miftahul Ulum Ambokembang,” katanya.

Kepala Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Jumhan mengatakan, tradisi sawalan berupa getuk lindri dimulai sejak tahun 2012.

“Pada awalnya, getuk lindri yang disajikan secara gratis itu pada tahun 2012 sepanjang 350 meter. Tahun ini panjangnya ditambah 50 meter menjadi 400 meter. Bagi pengunjung yang tidak bisa mendapatkan getuk yang disajikan di meja di sepanjang jalan kampung. Panitia menyediakan di halaman Ponpes Miftahul Ulum.” Ujar orang nomor satu di Ambokembang ini.

Jumhan menambahkan bahwa warga membutuhkan satu ton lebih singkong, 200 buah kelapa, dan 70 kg gula merah. Pembuatannya dilakukan secara gotong royong melibatkan pemuda dan warga di Desa Ambokembang serta panitia. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : gethuk lindrigethuk terpanjangsyawalan