Pemalang, Wartadesa. – Gara-gara memetik cengkeh saat siang bolong, tiga orang pemuda asal Desa Pagilaran Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, diamankan petugas Polsek Watukumpul. Bagaimana tidak, cengkeh yang digasak ternyata bukan milik sendiri.
Aksi yang dilakukan oleh AK (27), SK (24) dan SN (26) warga Desa Pagilaran ini dilakukan pada Jum’at (20/07). Saat warga lainnya menjalankan ibadah sholat Jum’at. Mereka sekira pukul 11.30 WIB malah mencuri cengkeh di Desa Bodas Kecamatan Watukumpul, Pemalang.
Idin, pemilik kebun cengkeh mengungkapkan bahwa sebelum berangkak ke Masjid untuk sholat Jum’at, dia curiga karena pohon cengkeh miliknya bergoyang-goyang kencang, seakan mau rubuh. Setelah dicek, bersama tetangganya ternyata didapati tiga orag pemuda sedang berada diatas pohon cengkeh di kebunnya.
Melihat kejadian tersebut kemudian Idin memanggil warga lainnya yang hendak melaksanakan sholat Jum’at untuk mengamankan ketiga pelaku ke Balai Desa Bodas Kecamatan Watukumpul.
Kapolsek watukumpul Iptu M. Subagio, membenarkan kejadian tersebut, “Benar telah terjadi pencurian cengkeh dengan modus memanjat pohon dan meraih bunga cengkeh di Desa Bodas Kecamatan Watukumpul dengan barang bukti tiga kilogram cengkeh basah dalam karung plastik warna putih dan sekarang ketiga tersangka sudah kami amankan di Polsek Watukumpul guna mempertanggungjawabkan perbuatannya” ujarnya.
Kades Pagilaran, Juli Hermanto mengungkapkan bahwa cengkeh di wilayah Kecamatan Watukumpul memang terkenal sampai ke luar negeri, khususnya di Desa Bodas, Medayu dan Pagilaran yang merupakan sentra penghasil cengkeh dengan kualitas A, namun belakangan ini produksinya sedikit menurun karena banyak pohon cengkeh yang sudah tua dan butuh waktu bagi pohon baru untuk bisa berproduksi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada warga Desa Bodas yang tidak melakukan perbuatan main hakim sendiri kepada para pelaku, kesadaran seperti ini patut di tauladani oleh semua warga” Ungkap Bhabinkamtibmas Desa Bodas Brigadir Muslimin. (Eva Abdullah)










