close
Hukum & Kriminal

SMA Bojong Kabupaten Pekalongan dibobol maling

sma bojong kemalingan

Bojong, Wartadesa. – SMA Negeri 01 Bojong, pagi ini dikejutkan oleh aksi kawanan pencuri. Kawanan ini membobol delapan LCD Proyektor sekolah tersebut.

Kasus pencurian tersebut dilaporkan kepihak Polsek Bojong, hari ini, Senin (24/7) sekitar  pukul 07.00 WIB oleh Kepala SMA Negeri 01 Bojong, Bambang Wirudi.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB, Risdiyanto bin Kalas (44), petugas bagian Kebersihan SMA Negeri 01 Bojong, warga Desa Wangdowo Rt. 08 Rw. 04 Kec. Bojong sedang membersihkan kapling di Kelas X dan mendapati ada teralis jendela di tanah.

Awalnya Risdiyanto tidak curiga, akan tetapi setelah menemukan beberapa teralis di tanah, Risdiyanto baru curiga. Setelah mengecek Ruang X IPA 3 dan 4, IPS 1,2,3 dan 4 serta Kelas XI IPA 1dan 2 (8 ruangan) ternyata  LCD proyektor delapan ruang tersebut hilang semua.

Melihat hilangnya delapan proyektor tersebut, Risdiyanto kemudian menelpon Trio Mulyatmo, Kepala Bagian Sarpras SMA dan Sugito,  Kepala Bagian Tata Usaha.

Setelah itu, Widodo bin Wastiyan (32), penjaga malam SMA Negeri 01 Bojong, warga Desa Wangandowo Rt 3 rw 2 bersama Rohman Al Qomarul bin Samiri (26) warga Desa Wonorejo Rt 8 rw. 3 Kec. Wonopringgo datang untuk mengecek lokasi.

Menurut Risdiyanto, pelaku masuk dengan cara memotong kawat pagar dan melompat pagar di bagian belakang bangunan SMA di sebelah barat, kemudian mencongkel jendela dan teralis dan mengambil proyektor yang tergantung di atas tengah ruang kelas.

Risdiyanto menambahkan, di SMA Bojong sebenarnya telah terpasang 11 buah CCTV akan tetapi sudah tidak berfungsi lagi karena telah rusak.

Kapolsek Bojong, AKP I Wayan Suandi mengungkapkan bahwa total kerugian sebanyak delapan buah proyektor merk NEC TRUE SVCA NPV 260 G dengan harga enam juta rupiah per buah. Total kerugian semuanya Rp. 48 juta.

“Total kerugian mencapai 48 juta, dengan barang bukti tiga buah teralis jendela, dan tiga buah tempat proyektor,”

I Wayan Suandi menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : sma negeri bojong pekalongan