Pekalongan Kota, Wartadesa. – Bulan Ramadhan yang selalu diimbangi dengan kenaikan berbagai kebutuhan pokok, diantisipasi oleh Bulog Sub Divre Pekalongan dengan menggelar 400 Rumah Pangan Terpadu. RPK ini digelar sejak 30 Mei hingga 19 Juni 2017.
RPK merupakan pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan pokok dibawah harga pasar. “Yang bekerja sama dengan Pemda dilakukan sejak tanggal 30 Mei 2017 – 19 Juni 2017 dan setiap harinya Bulog melakukan pasar murah di empat lokasi strategis serta di 400 Rumah Pangan Kita (RPK),” kata Agus Sayuti, Kasi Komersil dan Pengembangan Bisnis Bulog Sub Divre Pekalongan, Ahad (11/6).
Komoditi yang dijual beragam, lanjut Agus. “Komoditas yang dijual di pasar murah beragam, ada beras medium kemasan 25 kilo gram per kilo Rp 9.500 HET Rp 10.000, gula pasir kemasan 50 kilo gram perkilo gram, Rp 11.300 HET Rp 12.500, minyak goreng kemasan Rp 12.300 perliter, HET Rp 12.700, bawang putih Rp 37.000 perkilo gram, HET Rp 38.000, tepung terigu perkilo gram Rp 8.000, HET Rp 8.500, daging perkilo Rp 68.000, HET Rp 80.000, bawang merah perkilo Rp 22.000, HET Rp 25.000 dan pada setiap pasar murah yang dilakukan kita bisa menjual 1,5 – 2 ton komoditas-komoditas pangan itu,” ungkap Agus Sayuti.
Agus mengakui sampai saat ini Bulog Sub Divre Pekalongan masih memiliki stok pangan yang cukup. Untuk bawang putih stok sampai 5 ton dan akan dikirim lagi sebanyak 4 ton, gula putih stok Bulog sampai 1.500 ton dan akan di tambah lagi sampai 1.000 – 2.000 ton.
Sementara itu, minyak goreng stok yang ada 7.000 liter jika dibutuhkan akan ditambah, daging beku kita memiliki stok 800 kilo gram, bawang merah stok kita 60 ton.
Untuk beras sejahtera setiap bulannya Bulog Sub Divre Pekalongan menggelontorkan 7.200 ton di seluruh wilayah kerjanya. Ini dilakukan secara terus menerus selama 6 bulan sejak bulan April – Agustus 2017.
“Ini terlihat hasilnya di mana harga beras stabil dan hampir tidak ada gejolak,” pungkas Agus. (Merdeka)
[wp_ad_camp_1]










