close
petir
Petugas kepolisian Polsek Ulujami Pemalang memeriksa mushola Al Ikhlas

Pemalang, Wartadesa. – Kabar tentang adanya mushola di wilayah Ulujami, Kabupaten Pemalang yang tersambar petir pada Selasa (14/04) malam kemarin tidak benar. Demikian disampaikan oleh Humas Polres Pemalang, Kamis (16/06).

Kabar yang beredar di lini masa media sosial di Pemalang dan Pekalongan sebagai berikut :

Terjadi musibah bangunan mushola tersambar petir, saat warga sedang melaksanakan sholat taraweh di Musholla Al Ikhlas , Desa Rowosari Dukuh Panggang Sumur rt 02 rw 05 Kecamatan Ulujami , Kab. Pemalang, selasa(14/5) malam.Akibatnya sebagian atap musholla tersebut runtuh .

Imam musholla dan beberapa jamaah sempat tertimpa runtuhan dari atas bangunan , imam dan jamaah mengalami luka di bagian kening dan saat ini sudah dilarikan ke klinik terdekat . Sampai saat pukul 23.20 listrik di sekitar musholla masih padam .

Meluruskan berita yang sudah beredar di medsos (media sosial), terjadi musibah bangunan mushola tersambar petir saat warga sedang melaksankan sholat taraweh di mushola Al Ikhlas Desa Rowosari, Dukuh Panggang rt 02 rw 05 Kecamatan Ulujami Kabupaten pemalang  itu tidak benar, karena kalau disambar petir pasti gosong dan menimbulkan kebakaran. Demikian rilis Humas Polres Pemalang.

Runtuhnya atap mushola disebabkan karena kerasnya getaran petir yang suaranya kencang dan menimbulkan getaran yang sangat kuat juga. Saat kejadian hujan deras yang disertai petir mengguyur wilayah Ulajami, listrik padam pada saat kejadian.

Kejadian tersebut menimpa imam mushola, Wasdi dan dua orang jamaah sholat tarawih menderita luka dipelipis kanan. Selain itu, seorang jamaah tarawih perempuan bernama Nimu menderita luka ringan pada bagian kepala.

Kedua korban, tidak dirawat dirumah sakit dan mendapatkan penangan medis seperlunya. Mereka selanjutnya kembali kerumah masing -masing.

Atas musibah ini pihak mushola menderita kerugian sebesar Rp 20 juta. (WD)

Tags : mushola tersambar petirruntuh akibat getaran petir

Leave a Response