close
Layanan PublikSosial Budaya

Tak jadi demo, pembangunan talud Bantarkulon disepakati akhir Juli

pltmh

Lebakbarang, Wartadesa. – Longsornya tebing talud Desa Bantarkulon hingga menutup separuh jalan penghubung warga, tepatnya ruas jalan di atas water way Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, seminggu lalu, membuat aktivitas warga terhambat.

Cahyusuf, Kepala Desa Bantarkulon mengungkapkan bahwa telah dilakukan musyawarah pembangunan tebing talud yang longsor dan memakan badan jalan, di aula Kecamatan Lebakbarang, Jum’at (12/07) siang.

Dalam musyawarah tersebut, dicapai kesepakatan bahwa PT HRI akan melaksanakan pembangunan talud pada akhir Juli 2019.

“Bahwa warga masyarakat sudah bisa menerima kesepakatan dengan PT HRI dan dari hasil kesepakatan tersebut bahwa pelaksanaan pembangunan akan di mulai akhir Juli 2019 dan saat ini dari pihak PT HRI telah memukai survey lokasi.” Ujar Cahyusuf saat bertemu dengan Babhinsa setempat, Bripka Sartono, Bripka Syehun dan Pelda Samiran dalam kunjungannya ke Desa Bantarkulon.

Cahyusuf mengungkapkan, dengan diterimanya hasil rapat tersebut, demo yang rencananya akan digelar warga, urung. “Alhamdulillah berkat bantuan Bapak – Bapak sekalian baik dari Polsek, Koramil dan Kecamatan situasi kamtibmas di Desa kami hingga saat ini aman dan kondusif, warga yang semula akan melakukan unjuk rasa menuntut PT HRI mengurungkan niatnya dan menuruti saran dan masukan dari Bapak-bapak sekalian hingga berakhir dengan baik dan damai, sekali lagi terima kasih Pak” ucap Cahyusuf. (Budi R. Setiawan)

Tags : lebakbaranglongsorPLTMH

Leave a Response