close
Sosial Budaya

Tak lihat kereta lewan, seorang ibu meninggal setelah terserempet 20 meter

terserempet kereta
Korban terseret kereta di Comal dievakukasi petugas

Pemalang, Wartadesa. – Seorang ibu rumah tangga, RY (38) meninggal dunia setelah terserempet kereta dan terseret hingga 20 meter saat hendak menyeberang di rel kereta api KM 103 +7/8 Petarukan-Comal, ia tidak melihat laju kereta barang dari arah barat. Kamis (13/09).

RY merupakan warga dukuh Bendo Desa Pecangakan Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang  meninggal dunia seketika akibat kepala bagian belakang pecah setelah terseret kereta.

Kapolsek Comal, Polres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKP Tarhim mengatakan bahwa perlintasan kereta tersebut memang tanpa palang pintu.

“Kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban dibantu oleh tim medis dari Puskesmas Purwoharjo,” jelas Tarhim.

Imam Syafi’i, saksi yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Comal mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 13.26 WIB. “Korban menyeberang! Dan sepertinya tidak melihat laju kereta dari arah barat,” tambahnya.

AKP Tarhim menghimbau kepada warga masyarakat agar hati-hati dalam menyeberang atau melewati lintasan rel kereta api.

“Sudah banyak kejadian, kecelakaan tertabrak kereta api. Karena itu hendaknya menjadi pelajaran buat kita semua agar selalu berhati-hati,” pesannya. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : terseret kereta