Pemalang, Wartadesa. – Tidak puas dengan penanganan jalan rusak dan berlubang di Desa Pendowo. Setelah Jum’at (18/01) warga melakukan aksi blokade jalan dengan menanami gedebok pisang, Sabtu (19/01) warga melanjutkan aksinya dengan membakar ban ditengah jalan sebagai aksi blokade lanjutan.
Aksi kedua warga Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang dilakukan lantaran ketidakpuasan warga kepada Pemerintah Daerah Pemalang yang hingga saat ini belum melakukan perbaikan jalan.
Baca: Jalan Penuh Lubang, warga Kendalsari Tanam Pisang
Kerusakan Jalan sepanjang 1 km dari Gebyok Purwoharjo Kecamatan Comal hingga wilayah Desa pendowo Kecamatan Bodeh dipenuhi dengan lubang dan kubangan mewarnai sepanjang jalan ketika turun hujan. Sebaliknya, ketika cuaca panas debu beterbangan mengakibatkan mengakibatkan gangguan pernafasan.
Kekesalan warga aksi kedua kalinya dilakukan karena dari pemerintah daerah menjanjikan kepada pemerintah desa kalau pada 15 Januari akan diperbaiki. Namun hingga saat ini tidak kunjung dilakukan.
Pada aksi itu sendiri, ratusan warga secara sukarela sambil membawa barang-barang berupa batang pisang, kursi hingga televisi rusak . Selanjutnya mereka pajang di tengah jalan, sehingga menjadi pemandangan unik. Akibat aksi itu, jalan tidak bisa dilalui oleh mobil dari arah Bodeh dan Kesesi menuju ke Comal.
Tokoh masyarakat Junaidi Ahmad menyayangkan kurang sigapnya pemerintah daerah Kabupaten Pemalang mengatasi gejolak masyarakat. (WD)










