close
Hukum & KriminalLayanan PublikLingkungan

Tak sesuai spek, pembangunan penataan kawasan Gemek dibongkar

lsm

Kedungwuni, Wartadesa. – Pembangunan Infrastruktur Ibukota Kecamatan, Penataan Kawasan (kuliner) Gemek, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan dibongkar. Pembongkaran bangunan berupa paket cor diduga karena kualitas bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi (spek) yang telah ditentukan. Kamis (05/09) sore.

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/507825733380520/’ width=’500′]

Adanya temuan dugaan pembangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi tersebut membuat aktifis Forum Pekalongan Bangkit (FPB), Mustofa, meminta agar seluruh bangunan dibongkar. ” Kami minta semua bangunan dibongkar!” Sebut Mustofa saat ditanya terkait dibongkarnya salah satu bangunan cor di area proyek.

Pembangunan penataan ibukota kecamatan yang memakan pagu anggaran 2.279.351.350,69 (hampir 2,3 miliar) ini mulai dikerjakan sejak 2 September 2019 lalu. Namun, saat FPB melakukan sidak (inspeksi mendadak), ditemukan kualitas bangunan yang tidak memenuhi spek.

“Ini proyek pemerintah yang nilainya milyaran rupiah, jangan sampai dibuat asal-asan, tadi kami melihan sendiri salah satu bagian cor yang dibongkar karena tidak sesuai spek, lalu apakah bagian yang lain sudah sesuai?” Imbuh Mustofa.

Adanya temuan tersebut diharapkan agar pihak-pihak terkait turun mengawasi proyek pembangunan tersebut. “Kami harap semua pihak terkait segera turun tangan untuk mengawasi dan menindak, jangan sampai ada kerugian negara dan masyarakat kedepaan nanti, dan kami sebagai warga masyarakat tidak akan segan-segan untuk turut mengawasinya.” Tegas Mustofa

Dihari yang sama, nampak pekerja didampingi LSM membongkar cor yang masih baru. lantaran meragukan kualitas bangunan. Sempat terjadi perdebatan antara warga dan salah satu pekerja yang membongkar cor.

” Mungkin yang ini saja, kalau yang lain enggak seperti ini,” kata pekera yang enggan disebut namanya tersebut. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : dibongkarGemek