Wiradesa, Wartadesa. – Tak tahan dengan ulah seniornya yang selalu memukuli dirinya, tiga santri Pondok Pesantren Salafiyah Proto Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan memilih kabur. Rabu (15/2).
Diki bin Budiman (11), warga Jakarta Utara yang sementara tinggal di rumah ibu tirinya di Pemalang, Kiki bin Muhammad Imam (10) warga Dororejo Kecamatan Doro dan Zakaria bin Wandi (13) warga Bojongnangka Desa Talupan Kabupaten Pemalang ditemukan sekitar Pukul 20.00 WIB di pinggir jalan Desa Bondansari Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pemalang.
Menurut keterangan, ketiga anak tersebut meninggalkan pondok karena tidak tahan dengan perlakuan seniornya yang sering memukul. Demikian dilansir dari tribratanewskajen.
Pihak Polsek Wiradesa telah menghubungi pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Proto untuk menjemput ketiga anak tersebut. (tribratanewskajen)










