close
Hukum & Kriminal

Tega! Ibu kandung di Banjarnegara buang bayinya

pembuang bayi

Banjarnegara, Wartadesa. – Polres Banjarnegara menetapkan RA (23) yang tega membuang bayi yang baru dilahirkannya sebagai tersangka. Ia mengaku dihadapan petugas kepolisian bahwa telah melahirkan bayi seorang diri di kamar di sebuah rumah di Kelurahan Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara pada Sabtu (26/12).

Setelah melahirkan, RA membunuh bayinya lantaran takut ketahuan melahirkan anak dari hubungan gelap. Demikian terungkap dalam konferensi pers yang digelar Polres Banjarnegara Jum’at (05/03).

“Setelah melahirkan kemudian tersangka melakukan kekerasan fisik terhadap bayi yang baru dilahirkan karena takut ketahuan melahirkan anak yang merupakan hasil hubungan gelap, sehingga bayi tersebut meninggal dunia. Setelah bayi tersebut meninggal mayat bayi tersebut bersama plasenta dibungkus plastik lalu di masukan ke dalam tas kain warna putih dan dia membuang mayat bayi tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Donna Briadi.

Donna menambahkan, RA kemudian membuang bayinya di sekitar Sungai Serayu, Waduk Jenderal Soedirman, Desa Tapen, Kecamatan Wanadadi.  Dia menjelaskan kasus tersebut bermula pada akhir 2020 silam ketika ada masyarakat yang melaporkan penemuan mayat bayi dalam tas berwarna putih.

Dia mengatakan mayat bayi pertama kali ditemukan ND (38) ketika sedang menjala ikan dan tiba-tiba melihat sebuah tas warna putih mengapung di pinggir aliran sungai.  “Setelah mendekati tas tersebut, ternyata ia melihat bayi di dalam tas, kemudian ia pulang ke rumah dan melaporkan kepada perangkat desa IS (41) dan BR (50), kemudian BR melaporkan ke Polsek Wanadadi,” tuturnya.

Setelah kejadian tersebut kepolisian langsung melakukan rangkaian penyelidikan dan akhirnya mendapatkan informasi bahwa di Kecamatan Sigaluh Banjarnegara ada seorang wanita yang sempat hamil dan melahirkan, namun keberadaan bayinya tidak diketahui.

“Mendapat informasi tersebut pada tanggal 18 Januari 2021 anggota Satreskrim Polres Banjarnegara beserta anggota Polsek Wanadadi bekerja sama dengan Tim Resmob Jatanras Polda Jateng mendatangi lokasi untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati seorang wanita bernama RA (23) dan membawanya ke Polres Banjarnegara untuk dilakukan pemeriksaan. Kepolisian langsung menetapkan RA sebagai tersangka setelah mendengar pengakuannya.

“Atas perbuatannya maka RA ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan ditambah sepertiga karena pelaku merupakan orang tua kandung,” ucapnya.

Ia menjelaskan RA disangkakan telah melanggar Pasal 80 Ayat (4) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dan atau Pasal 342 KUHP. (Sumber: Antara)

Terkait
Bawa Ganja, Remaja ini Diringkus Polres Pematangsiantar dari Tepi Jalan

PEMATANGSIANTAR (WARTADESA). - LAGI lagi anak remaja terlibat Narkoba. I alias Ihk (18) warga Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat di Read more

Hotel dan Karaoke di Siantar di Gerebek. 8 Lelaki 1 Perempuan di Ciduk saat Kongkow Ekstasi

PEMATANGSIANTAR (WARTADESA) - SERING dijadikan tempat mengkonsumsi narkotika bahkan menampilkan penari penari sexy, Tempat Hiburan Malam (THM) Hotel & Karaoke ANDA Read more

Bandar togel online di Pemalang dibekuk

Pemalang, Wartadesa. - Polsek Ulujami, Polres Pemalang berhasil mengamankan dua orang tersangka tindak pidana perjudian jenis togel saat melaksanakan patroli di Read more

Curi motor di cucian diposting di Facebook, ketangkep deh

Batang, Wartadesa. - Apes bener si FS (30) pemuda asal Dukuh Tegalrejo, Desa Depok, Kandeman, Batang ini. Usai nyolong motor Read more

Tags : banjarnegarabayi dibuang ibu kandung