close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Termakan isu berita hoax penculikan anak, di Karangasem Utara wanita paruh baya dihajar warga, di Selokaton tiga diamankan Satpol PP

orang gila batang

Batang, Wartadesa. – Nasib naas menimpa wanita paruh baya (50) tanpa identitas. Ia digelandang warga ke kantor kelurahan Karangasem Utara Batang, kemudian menjadi bulan-bulanan bogem mentah warga. Akibat termakan isu berita hoax penculikan anak dengan berpura-pura gila.

Wanita yang berbaju kumal tersebut saat lewat di dukuh Boresan, tak jauh dari kantor kelurahan, mencolek anak laki-laki yang sedang main dengan teman-temanya di halaman rumah.

Mendapat colekan orang tak dikenal, anak tersebut spontan menjerit ketakutan. Warga yang melihat jeritan anak tersebut langsung berteriak minta tolong, disertai dengan ucapan ada orang mau menculik anak. Demikian dituturkan Badriyono, Kepala Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan/Kabupaten Batang, Kamis (09/03)

Wanita tak beridentitas yang hanya bisa berbahasa Sunda dengan kata terpatah-patah tidak jelas ini kemudian diamankan ke dalam kantor kelurahan. Saat ditanya oleh kepala kelurahan dia tidak menjawab. Warga kemudian menjebol pintu kantor kelurahan dan menghajar wanita tersebut hingga babak belur. Beruntung polisi segera datang, hingga wanita  gila tersebut diamankan di Polsek Batang.

Mendengar kabar tertangkapnya orang tak dikenal diduga penculik anak ini, Sudiyono, warga Batang mendatangi Kantor Polsek Batang. Setelah mengkonfirmasi petugas, didapatkan jawaban bahwa wanita paruh baya tersebut bukan culik, “Ini korban isu-isu yang beredar di media sosial. Bukan culik. Saya ulangi sekali lagi, itu bukan culik,” tutur Sudiyono.

3 orang gila diamankan Satpol PP Sukorejo

Sementara itu dihari yang sama, Kamis (09/03) tiga orang yang diduga melakukan penculikan anak dengan modus pura-pura gila, diamankan Satpol PP Kecamatan Sukorejo.

Kapolsek Sukorejo, AKP Haryo Deko Dewo menjelaskan bahwa tiga orang yang diamankan Satpol PP tersebut bukan penculik. Akan tetapi benar-benar orang gila yang ditemukan di Desa Selokaton dan Desa Damarjati Kecamatan Sukorejo.

Kasmini (40) warga Langenharjo Kelurahan Kebondalem Kendal, Sutiah (36) warga Desa Dempelrejo Ngampel Kendal dan Mariati M (55) warga Campursari Bulu Temanggung dinyatakan benar-benar gila. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kades Kades Ngampel dan orang tua Sutiah.

Sutiah akhirnya dibawa pulang oleh keluarganya, sedang kedua orang gila lainnya diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Kendal. Ujar AKP Haryo.

Terpisah, Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan menyampaikan agar warga tidak mudah terpengaruh dengan kabar bohon (hoax) penculikan anak. “Apabila benar menjumpai adanya pelaku penculikan, jangan main hakim sendiri dan segera laporkan ke kepolisian terdekat. (WD/sm/radarpekalongan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : culikhoax culik anakorang gilaorang gila pura pura culik