close
Hukum & Kriminal

Tersangka penyekapan balita terancam kurungan tiga tahun

balita
ilustrasi

Batang, Wartadesa. – NAF (15) pelaku penyekapan balita di Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Batang, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan terancam kurungan selama 3,6 tahun. Demikian disampaikan Kapolres Batang, AKBP Abdul Waras melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Santoso.

NAF menyekap balita yang masih tetangganya lantaran tergiur dengan ponsel yang dibawa oleh balita tersebut.  Tersangka berupaya memiliki handphone milik korban yang akan digunakan untuk membayar biaya perbaikan motornya yang masih di bengkel.

Sebelumnya, korban saat itu berpamitan kepada ibunya, R (42) untuk bermain di luar rumah. Kala itu korban bermain dengan membawa sebuah ponsel.

Sekitar satu jam kemudian, R (42),  ibu korban, mencari keberadaan putrinya yang tak kunjung pulang. Bahkan R sempat bertanya kepada NAF apakah melihat putrinya. Namun NAF menjawab tidak tahu. Pelaku bahkan pamit berpura-pura membantu mencari korban.

Namun, beberapa warga mengaku melihat korban masuk ke rumah pelaku. Ibu korban lalu masuk ke rumah NAF dan menemukan anaknya di dalam kolong tempat tidur kamar pelaku. Putrinya yang berusia balita itu dilakban di mulutnya.

Setelah kejadian tersebut, Ibu korban R  mengaku anaknya mengalami trauma dan lebam di tubuhnya. Kini, putri keduanya itu lebih banyak diam dan mengeluh sakit di bagian wajah, maupun punggungnya yang lebam. “Ya sekarang banyak diamnya, masih shock. Hanya kerap mengeluh sakit,” kata R, Sabtu (18/4).

Ibu korban menyebut putri keduanya itu memang kerap bermain gim di ponsel. Itu sebabnya dia memberikan ponselnya agar digunakan anaknya bermain. “Ya seperti anak kecil lainnya suka bermain HP,” jelasnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 80 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang dan atau pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.  (Sumber: Radar Pekalongan)

 

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : balita disekapBatang