close
PolitikSosial Budaya

Tiga anggota KPPS di Pekalongan alami keguguran, kecelakaan dan kelelahan saat jalankan tugas

kartini pemilu
Kartini Pemilu. Foto: Bawaslu Kab. Pekalongan

Kajen, Wartadesa. – Tiga orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Pekalongan mengalami keguguran, kecelakaan dan kelelahan saat menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu 2019. Demikian disampaikan oleh KPU Kabupaten Pekalongan, kemarin.

Sumber dari KPU menyebut, Titi Utami, KPPS TPS 5, Desa Sukoharjo, Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, mengalami keguguran karena kelelahan saat pelaksanaan pungut hitung pada tanggal (18/04),

Selanjutnya Muhammad Faton, KPPS TPS 12, Desa Bondansari, Kecamatan Wiradesa mengalami kecelakaan tunggal menabrak toko etalase di Desa Pekuncen setelah mengantar kotak suara. Kejadian ini terjadi pada tanggal (18/04).

Dan Santoso ketua PPS Desa Rowocacing Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Selain anggota KPPS yang mengalami musibah saat menjalankan tugasnya, satu orang pengawas pemilu, kehilangan bayinya setelah sempat lahir prematur akibat kelelahan.

Dilansir dari laman media sosial Pekalongan Kita,  Khuzaimah, anggota pengawas pemilu di TPS Dukuh Ketandan, Desa Wiradesa, Kabupaten Pekalongan yang tengah hamil 6 bulan kelelahan saat bertugas berjaga TPS di Ketandan. Setelah menjalani berbagai perawatan medis di RSUD Kraton, bayi berjenis kelamin perempuan seberat 6 ons yang lahir saat ibunya kelelahan ketika bertugas, dinyatakan meninggal.

“Kondisi kesehatannya drop karena kelelahan, sekarang diopname di rumah sakit yang berada di Kabupaten Pekalongan. Kejadian ini terjadi malam ini,” kata Herminiastuti Divisi Hukum dan pengawasan KPU Kabupaten Pekalongan, dilansir dari Tribun Jateng.

KPU mengucapkan rasa bela sungkawanya atas kejadian yang menimpa para anggota KPPS yang mengalami berbagai musibah saat menjalankan tugas tersebut.

KPU Kabupaten Pekalongan sedang mengusahakan pemerian tali asih kepada para korban lewat KPU Provinsi Jawa Tengah.

Ungkapan rasa berbela sungkawa juga disampaikan keluarga besar Bawaslu Kabupaten Pekalongan   kepada keluarga  Siti Khuzaimah. (WD dirangkum dari berbagai sumber)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kpps kelelahanpilpres 2019